Suara.com - Petenis putri nomor satu dunia asal Amerika Serikat (AS), Serena Williams, harus merasakan frustrasi saat menghadapi Ekaterina Makarova, Selasa (18/2/2014) waktu setempat, di turnamen tenis Dubai Duty Free, Uni Emirat Arab (UEA).
Serena sendiri akhirnya menang dalam pertandingan putaran kedua itu dengan dua set, 7-6 (10-8) dan 6-0. Namun di sepanjang pertandingan, terutama di set pertama, dia nyata-nyata tampak frustrasi menghadapi perlawanan Makarova, bahkan sampai membanting raket.
Kejadian itu tepatnya berlangsung saat Makarova memegang servis, di posisi 5-3 untuk keunggulan sang petenis Rusia. Di akhir pertandingan, Serena sendiri pun akhirnya mengakui bahwa penampilan perdananya sejak Australian Open tersebut terasa jauh dari performa normalnya.
"Hari ini terasa benar-benar sulit bagiku. Saya merasa benar-benar kaku dan lamban di lapangan sana, dan sedikit frustrasi," ungkapnya kepada wartawan.
"Saya sebenarnya telah menjalani latihan, tapi saya merasa seperti, 'Ampun, ini bukan seperti apa yang kulatih.' Saya jadi merasa tak sabar untuk melewati semua itu," tambahnya.
Kenyataannya, Serena memang akhirnya bisa melewati perjuangan yang dianggapnya tidak seharusnya seberat itu. Ia mengamankan set pertama dengan poin penentu di game ke-12. Lantas, di set kedua, dia pun tak tertahankan lagi.
"Saya terus mengatakan pada diri sendiri (sepanjang laga) untuk berpikir positif, karena saya telah membuat banyak kesalahan sendiri yang tak biasanya saya lakukan. Dan servis saya pun tidak meluncur sebagaimana biasanya," ujar Serena lagi.
"Saya senang dengan kemenangan ini. Tapi saya harus tampil lebih baik jika ingin mencapai hasil lebih bagus di sini," tandasnya. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak
-
Hotel Burj Al Arab Dubai Tutup Total Selama 18 Bulan, Dampak Serangan Drone Iran
-
Lapangan Tenis Tanah Liat Hijau Ternyata Bisa Jadi Solusi Serap Karbon, Bagaimana Caranya?
-
Dubai dan Abu Dhabi Diskon Besar-besaran Tarif Hotel Mewah di Tengah Perang, Minat?
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara