Suara.com - Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta Manggara Pardede membantah pernyataan yang menyebutkan anggaran perjalanan dinas luar daerah DPRD terlalu besar sehingga rawan diselewengkan untuk membiayai kampanye anggota dewan di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014.
“Itu tidak benar. Pernyataan itu tidak beralasan. Kami pastikan anggaran itu tidak akan digunakan untuk kampanye oleh anggota dewan supaya menang pada Pileg mendatang,” kata Manggara, Senin (3/3/2014). Kritik tersebut disampaikan oleh Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA).
Pardede menjelaskan duit APBD sebesar Rp22 miliar yang dikritisi FITRA, sebagian besar dialokasikan ke Badan Legislasi Daerah (Balegda) untuk membahas Peraturan Daerah (Perda) yang diusulkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Pardede menekankan duit APBD belum dapat digunakan secara efektif karena baru terealisasi setelah bulan April 2014. Jadi, katanya, sebelum April, tidak ada kegiatan perjalanan dinas atau pembahasan peraturan daerah (perda).
“Anggaran itu, kan disediakan untuk Balegda. Dan saat ini belum ada perda yang akan dibahas dalam waktu dekat ini. Artinya, anggaran tersebut tidak akan terpakai sama sekali, karena tidak ada pembahasan perda,” ujarnya.
Pardede menambahkan, anggaran perjalanan dinas juga dialokasikan ke Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI Jakarta. Namun, kata Pardede, duit tak akan terpakai bila Bamus tak melakukan perjalanan dinas.
Pardede menegaskan kekhawatiran FITRA belum tentu terjadi karena saat ini anggota DPRD yang maju lagi ke Pileg 2014 sedang fokus kampanye pribadi maupun kampanye untuk partai mereka.
“Jadi saya tegaskan lagi, realisasi penggunaan anggaran biasanya sesudah April. Karena saat ini, mereka lebih fokus untuk kampanye pribadi,” kata Pardede.
Tag
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan