Suara.com - Partai Golkar turut berduka cita atas tewasnya Faisal, calon anggota legislatif Partai Nasional Aceh pada Minggu (2/3) di Aceh Selatan. Karena itu, Partai Golkar meminta kepada aparat terkait segera mengusut tuntas dan mencegah terjadinya kejadian serupa.
“Di beberapa daerah, memanasnya persaingan politik antar caleg bisa menyebabkan kontak fisik atau bahkan menghilangkan nyawa seperti yang terjadi di Aceh. Tentu ini tidak boleh terulang dan harus diwaspadai oleh pihak berwajib," kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Nurul Arifin, dalam siaran pers, Rabu (5/3/2014).
Sebelumnya, calon anggota legislatif dari Partai Nasional Aceh (PNA) tewas diberondong senjata api di kawasan Ginting Mancang Gampong Tuha, kecamatan Meukek, Aceh Selatan, Minggu (2/3). Sampai saat ini, pihak kepolisian masih mengusut kasus tersebut.
Selain itu, Nurul juga meminta kepada pihak berwenang untuk mencegah terjadinya kecurangan yang mengganggu proses pemilihan umum lainnya, seperti penyuapan kepada konstituen, pencurian surat suara, dan lain sebagainya.
“Mumpung belum telat, tentunya partai-partai politik peserta pemilu mendukung sepenuhnya keamanan pelaksanaan pemilihan umum," tambah Nurul.
Berita Terkait
-
Cegah Ketimpangan, Legislator Golkar Desak Kemensos Perluas Lokasi Sekolah Rakyat di Seluruh Papua
-
Mayoritas Publik Tolak Pilkada Lewat DPRD, Golkar: Mungkin Yang Dibayangkan Pilkada Model Orba
-
Kursi Melayang, Perut Ditendang: Ketua DPRD Soppeng Dipolisikan ASN Gegara Penempatan Sopir
-
Bahlil Lahadalia Jamu Cak Imin dan Zulhas Hingga Dasco di Kediamannya, Bahas Apa?
-
Rapimnas I Partai Golkar, Kader Solid di Bawah Kepemimpinan Bahlil Lahadalia
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Belajar dari Broken String Aurelie Moeremans: Mengapa Korban Sulit Lepas dari Jerat Pelaku?
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi