Suara.com - Kepolisian Resor Kota Denpasar mengusut adanya laporan dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap tiga orang pekerja perusahaan pengolahan kopi di Jalan Kertanegara, Denpasar.
Kasus dugaan penyekapan itu terungkap dari laporan tiga orang pekerja perusahaan pengolahan kopi yang mengaku menjadi korban penyekapan dan penyiksaan oleh majikannya sendiri kepada polisi.
Ketiga orang tersebut di antaranya berinisial Z (18), R (20) dan AV (25). Mereka melarikan diri kemarin, Rabu (6/3/2014), dari tempat bekerja dan meminta bantuan kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) setempat yang langsung mendampingi mereka untuk melapor ke polisi.
"Pasti akan usut. Polisi sangat serius dengan laporan masyarakat," kata Kepala Polresta Denpasar, Komisaris Besar Djoko Hariutomo, di Denpasar, Jumat (7/3/2014).
Menurut dia, polisi akan mendalami kasus itu dan menindaklanjuti ada tidaknya unsur pidana dalam kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap pekerja yang tengah diselidiki polisi.
"Setiap laporan ditindaklanjuti. Itu bagian tugas kami," ujarnya singkat.
Namun Djoko tidak menjelaskan secara rinci terkait perkembangan kasus tersebut setelah sebelumnya tiga orang pekerja melaporkan kasus itu kepada Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar.
Disinyalir masih ada empat rekan kerja mereka yang berada di perusahaan tersebut dan dua di antaranya diduga masih berusia di bawah umur.(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif