Suara.com - Pesawat Malaysia Airlines yang hilang sejak kemarin kemungkinan berusaha untuk kembali lagi ke bandara di Kuala Lumpur. Kemungkinan itu diungkapkan Menteri Perhubungan Malaysia Hishammuddin Hussein, Minggu (9/3/2014).
Hussein mengungkapkan, tim SAR saat ini tengah fokus mencari lokasi pesawat di area yang lebih luas lagi. Pesawat dengan nomor penerbangan MH370 dan membawa 239 penumpang itu diperkirakan hilang ketika tengah berada di atas Laut Cina Selatan, dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing.
Pejabat pertahanan Malaysia Jenderal Rodzali Daud juga tidak menutup kemungkinan pesawat itu berupaya untuk kembali lagi ke bandara tempat pesawat itu sebelumnya lepas landas.
“Ada kemungkinan besar bahwa pesawat itu berupaya melakukan air turn back yaitu kembali lagi ke bandara awal dan mengubah arah penerbangan. Salah satu kemungkinan adalah pesawat itu berupaya kembali lagi ke Kuala Lumpur,” ujar Daud.
Dalam terminologi penerbangan, air turn back berarti pesawat kembali ke bandara tempat lepas landas karena adanya kegagalan atau dugaan kegagalan dari sejumlah alat di pesawat tersebut.
Malaysia Airlines MH370 membawa 227 penumpang, termasuk dua bayi dan 12 awak pesawat. Pesawat itu lepas landas dari Kuala Lumpur pada pukul 12.41 dan seharusnya mendarat pada pukul 06.60 di Beijing. (Bernama/AFP/Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun
-
Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang
-
Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta
-
Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir
-
Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur
-
Intervensi Baleg DPR di Kasus Chromebook Nadiem Makarim? Formappi: Tidak Bisa!
-
Lapor Polisi Duluan, GRIB Jaya Tantang Putri Ahmad Bahar Adu Bukti