Suara.com - Seorang perempuan dikritik pengelola tempat fitness (gym) karena pakaian latihannya dinilai terlalu "mengintimidasi".
Tiffany Austin, demikian nama perempuan yang melakukan latihan fitnes perdananya di Planet Fitness, sebuah tempat latihan fitness di California, Amerika Serikat. Setelah sekitar 15 menit mencoba berbagai alat latihan di gym tersebut, seorang manajer gym mendatanginya.
"Permisi, kami menerima beberapa keluhan bahwa anda mengintimidasi orang-orang dengan tubuh anda yang kencang. Jadi, bisakah anda memakai kaos?" kata si manajer.
Austin pun bingung apa yang salah dengan tubuhnya. Namun tanpa pikir panjang, Austin pun memakai kaos yang disediakan gym. Saat dia menunggu kaosnya datang, seorang pegawai gym lainnya datang dan mengomel soal pakaian yang ia kenakan.
Ternyata, Planet Fitness punya aturan ketat soal berpakaian bagi para anggotanya. Para anggota dilarang memakai pakaian terlalu terbuka seperti tank top yang dikenakan Austin. Menurut Planet Fitness, aturan itu dibuat agar semua anggota merasa nyaman. (The Stir)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
Terkini
-
Kedubes AS di Arab Saudi Tutup Total Usai Serangan Drone, Layanan Darurat Dibatalkan
-
Mudik Gratis 2026: Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik
-
Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Santriwati Modus Manipulasi Doktrin, Polisi Sita Kondom
-
Perkuat Layanan Digital PMI, Finnet dan KP2MI Resmikan Kerja Sama Strategis
-
Kasus Suap CPO Rp60 Miliar, Hakim Perintahkan Jaksa Proses Hukum Pemilik Wilmar dan Musim Mas
-
Advokat Marcella Santoso Divonis 16 Tahun Penjara, Terbukti Suap Hakim Kasus CPO dan TPPU
-
Operasional Bus Listrik Diperluas, Infrastruktur Banjir Ikut Dibenahi
-
Timur Tengah Memanas, Pengamat Ungkap Alasan Koalasi Barat Berpikir Ulang Serang Iran
-
Polda Metro Jaya Kerahkan 1.255 Personel Amankan Persija vs Borneo FC di JIS
-
Wajah Baru Musrenbang Semarang: Fokus Kebutuhan Riil Warga di Lapangan