Suara.com - Pasangan suami istri Tom Shirley dan Naomi meninggal secara hampir bersamaan karena terkena serangan jantung di Everglades, Amerika. Namun, keduanya tidak saling mengetahui kondisi masing-masing.
Tom (83) adalah seorang petugas penjaga hutan di Everglades, sementara Shirley (75) tahun adalah seorang perawat. Keduanya telah menikah selama 45 tahun dan menurut pengakuan masyarakat setempat, pasangan lanjut usia ini selalu bepergian bersama. Terakhir, mereka sempat berlibur ke Afrika dan Amazon.
Awalnya, Tom dibawa ke rumah sakit di Cleveland karena mengalami serangan jantung. Hari itu, Naomi diberitahu oleh pihak rumah sakit bahwa suaminya dalam kondisi kritis. Segera ia pergi ke rumah sakit dengan mengendarai mobilnya.
Sayangnya, di tengah jalan, dirinya malah ikutan terkena serangan jantung.
“Dalam perjalanan ke rumah sakit, dia [Naomi] meninggal dunia,” kata sang anak Troy. Selang 15 menit kemudian, sang ayah meninggal dunia di rumah sakit.
“Ini benar-benar menyedihkan, tetapi kejadian ini sangat romantis,” kata sahabat pasangan itu, Barbara Jean Powell.
Troy menyatakan ayahnya tidak mengetahui ibunya telah meninggal dunia. Begitu juga sebaliknya, sang ibu tidak mengetahui ayahnya meninggal dunia.
Tom Shirley dikenal sebagai aktivis lingkungan di kawasan Everglades. Selama 35 tahun ia bekerja sebagai petugas penjaga hutan di Everglades. (SunSentinel)
Berita Terkait
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
-
Deretan Artis Lebaran Perdana Sebagai Suami Istri
-
Setelah Puasa Ramadan Sebulan, Bolehkah Berhubungan Suami Istri di Hari Raya Idulfitri?
-
Bolehkah Berhubungan Suami Istri di Malam Takbiran Idulfitri? Ini Hukumnya dalam Islam
-
Langkah Mudah Gabung NPWP Suami Istri Lewat Coretax agar SPT Lebih Praktis
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya