Suara.com - Capres sekaligus juru kampanye (jurkam) PDI Perjuangan (PDIP) yang juga masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), mengaku biasa mengkonsumsi suplemen herbal untuk kekuatan tubuhnya. Pasalnya, kesibukan luar biasa Jokowi memang menuntutnya memiliki daya tahan tubuh tinggi pula.
Seperti diketahui, sebagai Gubernur DKI saja, Jokowi memang seperti tak kenal lelah melakukan blusukan. Ditambah lagi kini di musim kampanye 2014, dia juga harus menjadi jurkam PDIP, yang bahkan menuntutnya terbang naik pesawat melintasi pulau-pulau, atau menaiki mobil memasuki kampung-kampung tempat konstituen partainya berada.
Lalu, apa suplemen herbal yang biasa dikonsumsi Jokowi itu?
"Temulawak," kata Jokowi singkat, saat bicara di sebuah tempat makan di kawasan Waduk Pluit, Jakarta Utara, Kamis (27/3/2014).
Jokowi lantas menjelaskan cara penyajian ramuannya itu. Pertama-tama menurutnya, temulawak ini dikupas terlebih dahulu. Setelah dikupas dan dicuci, kemudian dirajang tipis-tipis. Rajangannya ini lalu ditaruh ke air mendidih. Setelah agak hangat, air tersebut diminum.
Biasanya, Jokowi mengaku meminumnya di pagi hari, sebelum beraktivitas. "Supaya lebih enak, ditambah gula atau madu," timpalnya.
Jokowi pun mengatakan, ramuan temulawak ini memang sangat berkhasiat. Menurutnya, dalam kajian klinis, temulawak diketahui memiliki curcuma. Curcuma ini baik untuk hati dan ginjal. Selain itu, dengan minum ramuan ini, menurutnya dia bisa menjaga ketahanan tubuh hingga tiga perempat hari.
"Itu sudah uji laboratorium, lho. Daripada yang kimia, malah bahaya. Mendingan ini, yang herbal," tuturnya.
"Lalu, bagaimana ampasnya? Apa sebaiknya diminum juga?" tanya salah seorang pewarta yang penasaran kepada Jokowi.
"Ya, enggak toh. Kamu doyan memang?" jawab Jokowi. "Airnya saja," sambungnya.
"Siapa tahu kalau sama ampasnya, ketahanan tubuh bisa seharian full. Kan kalau airnya saja cuma tiga perempat hari, hehehe," balas sang wartawan bercanda.
"Enggak-lah. Ini murah, lho. Sepuluh ribu (rupiah) bisa dipakai sebulan. Daripada beli suplemen," tutur Jokowi lagi.
Belakangan ini, memasuki masa kampanye, Jokowi memang sudah mulai kerap ikut agenda partainya sebagai jurkam. Meski demikian, agenda blusukan orang nomor satu di Jakarta ini pun tidak ditinggalkannya.
Sebagaimana diketahui, pada Sabtu (21/3) lalu, Jokowi berkampanye ke Lampung. Sedangkan pada Minggu (22/3)-nya, bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Jokowi pun berkampanye di Bali. Lalu pada akhir pekan ini, Sabtu (29/3) dan Minggu (30/3), Jokowi juga kembali berkampanye di luar Jakarta dengan menjalani roadshow ke sejumlah tempat.
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya Hentikan Kasus Ijazah Palsu Jokowi untuk 3 Tersangka, Ini Alasannya
-
Status Tersangka Rismon di Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Resmi Dicabut!
-
Tolak Damai! Tersangka Roy Suryo Cs Pilih Bertarung di Pengadilan Kasus Ijazah Jokowi
-
Meski SP3 Rismon Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai
-
Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
-
Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
-
Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar
-
Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026
-
Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia
-
Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru
-
Gercep Respons Bencana Alam, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua Diganjar KWP Awards 2026