Suara.com - Rekonstruksi pembunuhan terhadap mahasiswi bernama Ade Sara Angelina Suroto pada Kamis (3/4/2014) dimulai sekitar pukul 10.00 WIB.
Kedua tersangka pembunuh, yaitu sepasang kekasih bernama Ahmad Imam Al-Hafitd dan Aasyifa Ramadhani terlihat dibawa dari tahanan menuju ruang piket Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
"Kami pihak keluarga berharap rekonstruksi diadakan di satu tempat saja. Karena sama saja, kita ke Bekasi hanya untuk membuang mayat padahal itu adegan dorong dari mobil saja," kata Hendrayanto, pengacara kedua tersangka. "Kadang harapan kita tidak sesuai dengan rencana polisi, yang penting sesuai BAP saja."
Nanti setelah keluar dari ruangan piket Jatanras, adegan rekonstruksi akan dilanjutkan di depan kantor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
Di tempat ini, akan diperagakan sejumlah adegan sebelum Sara dibuang ke pinggir jalan tol, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Sara ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di pinggir jalan tol Bintara, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (5/3/2014) pukul 06.30 WIB.
Tak lama kemudian, Hafitd dan Sifa ditangkap pada 7 Maret 2014. Hafitd dibekuk ketika sedang melayat jenazah Sara di RSCM, sedangkan Sifa diringkus di kampusnya yang berada di kawasan Jakarta Timur.
Sara meninggal setelah tubuhnya disetrum berulangkali dan dipukul oleh Hafitd dan Sifa. Mulut Sara disumpal koran saat penganiayaan berlangsung.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Sampah Tak Pernah Hilang, Ia Hanya Berpindah ke Masa Depan Kita
-
Inggris Investigasi Aliran Dana Badan Amal ke Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat
-
Tak Hanya Pemain Kini Giliran Pelatih Vietnam Serang Balik Justin Hubner
-
3 Contoh Susunan Panitia 17 Agustus 2026 Tingkat RT, Lengkap dengan Tugasnya
-
4 Facial Wash Gentle Tea Tree Oil untuk Kulit Berminyak Sesuai Review, Wajah Bersih tanpa Kering
-
Viral Petugas Transjakarta Antar Penumpang Disabilitas ke MRT, Pramono Soroti Akses Ramah Difabel
-
Purbaya Kenang Momen Investasi Hyundai Bangun Pabrik EV ke RI, Cuma Perlu 4 Bulan
-
Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?
-
Hafalan Shalat Delisa: Novel Tere Liye tentang Tsunami Aceh dan Keikhlasan
-
Polres Sukabumi Kota Sita 159 Botol Miras Ilegal, Tiga Penjual Terjaring Razia