Suara.com - Maskapai penerbangan Malaysia Airlines mengurangi rute penerbangan Kuala Lumpur-Beijing. Langkah ini kemungkinan dilakukan setelah jumlah penumpang dari negeri jiran ke Beijing dengan menggunakan Malaysia Airlines turun drastis pasca hilangnya MH370. Dari dua rute penerbangan tiap hari, Malaysia Airlines hanya mempertahankan satu rute penerbangan.
Mulai 1 Mei, Malaysia Airlines menghapus penerbangan tengah malam dari Kuala Lumpur ke Beijing. Rute penerbangan itu sama dengan rute pesawat MH370 yang hilang sejak Sabtu (8/3/2014) lalu. Sejak 2012, Malaysia Airlines menambah rute ke Beijing dari satu kali menjadi dua kali per hari.
Pengurangan rute penerbangan itu membuat jumlah penumpang yang diangkut Malaysia Airlines berkurang dari 4 ribu menjadi 2 ribu. Pesawat MH370 yang hilang hampir satu bulan masih belum ditemukan. Proses pencarian di Samudera Hindia yang melibatkan banyak negara belum juga menemukan hasil.
Hari ini, Australia menurunkan kapal Ocean Shield yang dilengkapi peralatan untuk mendeteksi kotak hitam di dasar lautan. Kapal itu bertugas mencari kotak hitam MH370 yang batereinya hanya tinggal dua hari lagi. Apabila baterei tersebut habis, tim pencari akan semakin kesulitan untuk mencari kotak hitam yang berisi rekaman pembicaraan di kokpit dan juga rekaman data penerbangan. (Malaysiakini)
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Nadiem Makarim Ungkap Peran Jokowi dalam Pembentukan Tim Shadow
-
Kemendagri Klarifikasi Informasi Penggunaan KTP-el dan Fotokopi Identitas
-
DPR Kritik SE Mendikdasmen: Hanya Solusi Jangka Pendek, Tapi Status Guru Honorer Masih Tak Jelas
-
Pemodal Masih Diburu! Bareskrim Pastikan 275 WNA Kasus Judol Hayam Wuruk Disidang di Indonesia
-
Penampakan Gudang PT Indobike Isi Ribuan Motor Honda-Yamaha Hasil Kejahatan Fidusia di Jaksel
-
Pemerintah Dorong Kampus Kelola MBG, DPR: Jangan Sampai Ganggu Fokus Pendidikan
-
Terbongkar! Skandal PT Indobike, Raup Rp26 M dari Ekspor Ribuan Motor Hasil Kejahatan Fidusia
-
Andrie Yunus Tolak Bersaksi di Sidang Militer, KontraS: Kasus Air Keras Itu Pidana Umum!
-
KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus
-
RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan