News / Internasional
Jum'at, 04 April 2014 | 18:15 WIB
Ilustrasi: Pesawat Malaysia Airlines. (Shutterstock)

Suara.com - Maskapai penerbangan Malaysia Airlines mengurangi rute penerbangan Kuala Lumpur-Beijing. Langkah ini kemungkinan dilakukan setelah jumlah penumpang dari negeri jiran ke Beijing dengan menggunakan Malaysia Airlines turun drastis pasca hilangnya MH370. Dari dua rute penerbangan tiap hari, Malaysia Airlines hanya mempertahankan satu rute penerbangan.

Mulai 1 Mei, Malaysia Airlines menghapus penerbangan tengah malam dari Kuala Lumpur ke Beijing. Rute penerbangan itu sama dengan rute pesawat MH370 yang hilang sejak Sabtu (8/3/2014) lalu. Sejak 2012, Malaysia Airlines menambah rute ke Beijing dari satu kali menjadi dua kali per hari.

Pengurangan rute penerbangan itu membuat jumlah penumpang yang diangkut Malaysia Airlines berkurang dari 4 ribu menjadi 2 ribu. Pesawat MH370 yang hilang hampir satu bulan masih belum ditemukan. Proses pencarian di Samudera Hindia yang melibatkan banyak negara belum juga menemukan hasil.

Hari ini, Australia menurunkan kapal Ocean Shield yang dilengkapi peralatan untuk mendeteksi kotak hitam di dasar lautan. Kapal itu bertugas mencari kotak hitam MH370 yang batereinya hanya tinggal dua hari lagi. Apabila baterei tersebut habis, tim pencari akan semakin kesulitan untuk mencari kotak hitam yang berisi rekaman pembicaraan di kokpit dan juga rekaman data penerbangan. (Malaysiakini)

Load More