Suara.com - Anjloknya Kereta Api Malabar jurusan Bandung - Malang mengakibatkan jalur kereta api selatan terputus. Pasalnya, jalur yang dilalui KA Malabar adalah jalur tunggal.
Oleh karena itu, sejumlah rangkaian kereta yang sedang dalam perjalanan melalui jalur tersebut terpaksa tertahan atau dialihkan ke jalur memutar. KA Pasundan jurusan Surabaya-Bandung misalnya. Kereta yang sedang dalam perjalanan menuju Kota Bandung itu terpaksa tertahan di Stasiun Tasikmalaya, dan balik arah kembali ke Banjar-Kroya. Kemudian kereta itu akan menempuh jalur utara Purwokerto-Cirebon-Cikampek sampai akhirnya sampai di Bandung.
Sementara itu, KA Lodaya pagi yang sedang menuju Bandung juga terhenti di Sidareja. Kereta itu terpaksa harus balik arah menggunakan jalur utara untuk menuju Bandung.
Hal yang sama juga dialami KA yang jadwal pemberangkatannya setelah KA Malabar, seperti KA Mutiara Selatan dan KA Turangga.
"Jalur selatan tidak bisa dilintasi, sehingga semua kereta api dialihkan ke jalur utara," kata Vice Presiden Public Relation PT KA Sugeng Priyono ketika dihubungi dari Bandung, Jumat (4/4/2014).
Sedangkan gerbong KA Malabar yang tidak anjlok, menurut Sugeng akan ditarik ke Bandung, untuk melanjutkan perjalanan ke Malang melalui jalur utara.
"Akibat pengalihan jalur tersebut, waktu tempuh setiap jurusan bertambah tiga hingga empat jam," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG