News / Nasional
Jum'at, 04 April 2014 | 23:50 WIB
Ilustrasi jalur rel kereta api. (freedigitalphotos.net)

Suara.com - Anjloknya Kereta Api Malabar jurusan Bandung - Malang mengakibatkan jalur kereta api selatan terputus. Pasalnya, jalur yang dilalui KA Malabar adalah jalur tunggal.

Oleh karena itu, sejumlah rangkaian kereta yang sedang dalam perjalanan melalui jalur tersebut terpaksa tertahan atau dialihkan ke jalur memutar. KA Pasundan jurusan Surabaya-Bandung misalnya. Kereta yang sedang dalam perjalanan menuju Kota Bandung itu terpaksa tertahan di Stasiun Tasikmalaya, dan balik arah kembali ke Banjar-Kroya. Kemudian kereta itu akan menempuh jalur utara Purwokerto-Cirebon-Cikampek sampai akhirnya sampai di Bandung.

Sementara itu, KA Lodaya pagi yang sedang menuju Bandung juga terhenti di Sidareja. Kereta itu terpaksa harus balik arah menggunakan jalur utara untuk menuju Bandung.

Hal yang sama juga dialami KA yang jadwal pemberangkatannya setelah KA Malabar, seperti KA Mutiara Selatan dan KA Turangga.

"Jalur selatan tidak bisa dilintasi, sehingga semua kereta api dialihkan ke jalur utara," kata Vice Presiden Public Relation PT KA Sugeng Priyono ketika dihubungi dari Bandung, Jumat (4/4/2014).

Sedangkan gerbong KA Malabar yang tidak anjlok, menurut Sugeng akan ditarik ke Bandung, untuk melanjutkan perjalanan ke Malang melalui jalur utara.

"Akibat pengalihan jalur tersebut, waktu tempuh setiap jurusan bertambah tiga hingga empat jam," katanya. (Antara)

Load More