Suara.com - Indonesia tidak menempatkan satu wakil pun di turnamen bulutangkis India Open. Satu-satunya wakil Indonesia di babak semifinal yaitu pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir takluk di tangan ganda campuran Korea Ko Sung-hyun/Kim Ha-na dengan dua set langsung 20-22, 18-21.
Tontowi/Liliyana yang merupakan unggulan kedua tidak bisa mengimbangi permainan cepat Ko/Kim yang merupakan unggulan keempat. Di set pertama, pasangan Indonesia sempat unggul 2-0 terlebih dahulu. Namun, smash-smash tajam ganda Korea itu merepotkan juara All Angland 2014 itu.
Perebutan angka di set pertama berlangsung ketat hingga akhirnya harus diselesaikan dengan deuce di angka 20-20. Tontowi/Liliyana gagal menambah angka dan set pertama ditutup dengan skor 22-20 untuk keunggulan pasangan Ko/Kim.
Di set kedua, kejar-mengejar dalam perolehan angka juga masih terjadi. Namun, Tontowi/Liliyana mulai tercecar saat skor 11-9. Beberapa kali Tontowi melakukan kesalahan sendiri dengan mengembalikan pukulan yang menyangkut di net. Sedangkan pasangan Korea mampu mengembalikan semua smash-smash yang dilontarkan Owi dan Butet.
Pertandingan sempat terhenti beberapa menit ketika pasangan Korea memprotes keputusan wasit saat skor 20-18. Ko terlihat berbicara dengan wasit dari India yang memimpin jalannya pertandingan. Tidak lama kemudian, pertandingan kembali dilanjutkan. Namun, Tontowi/Liliyana gagal untuk menambah angka dan harus mengakui keunggulan pasangan Korea itu di set kedua dengan skor 18-21. (Starsports)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Misteri Absennya Tim Hukum Nadiem Makarim, Sidang Korupsi Chromebook Sengaja Diulur?
-
Dasco: Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun Ini Banyak Terobosan, Jemaah Nyaman
-
Seskab Teddy: Cuma 5 Km dari Kantor Saya Ternyata Banyak Anak-anak Tidak Pernah Sekolah
-
6 Minggu 'Menghilang', Kemana Mojtaba Khamenei?
-
Bidik Status Sister City, Jakarta Bakal Contek Kecanggihan Teknologi Shenzhen
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Apa Hambatan dalam Proses Negosiasi?
-
IRGC Tangkap 2 Kapal di Sekitar Perairan Iran, Alasannya Bikin Kaget
-
Italia Desak Gencatan Senjata dan Pembukaan Selat Hormuz
-
Ungkap Alasan Polisikan Saiful Mujani, Relawan Prabowo: Narasi Makar Ganggu Kerja Presiden!
-
4 Bulan Tanpa Kejelasan, Korban Akademi Kripto Desak Polda Metro Segera Periksa Timothy Ronald