Suara.com - Dalam rapat koordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Balai Kota Jakarta, Kamis (10/4/2014), Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengungkit kembali kasus bus Transjakarta dan Bus Kota Terintegrasi Bus Transjakarta (BKTB) karatan.
"Contohnya bus, ini perlu menjadi titik perhatian. Hati-hati uang APBD kita gede, saya akan proteksi ibu bapak terus terutama dinas-dinas yang pegang anggaran gede. Saya tidak mau dengar lagi ada yang menjadi tersangka, jangan. Sedih saya dengarnya. Kalau sudah masuk ke wilayah hukum kita nggak bisa apa-apa. Saya hanya mengingatkan," kata Jokowi.
Jokowi mengungkapkan hal itu di tengah-tengah pemaparan tentang pengoptimalkan penyerapan APBD 2014. Terhitung hingga 8 April 2014, penyerapan APBD baru 4,66 persen untuk pembangunan.
"APBD kita sangat besar sekali, tahun lalu hanya Rp51 triliun, yang sekarang Rp72 triliun. Uang sebanyak itu kalau tidak tepat akhirnya kualitas barang akan jadi masalah. Saya ingatkan sekarang-sekarang, maju-maju. Masalahnya ini berkaitan dengan fisik, konstruksi, dan waktu," ujarnya.
Jokowi mengimbau bawahannya untuk menyerap anggaran dengan cepat sehingga Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) tidak membengkak.
Walau Jokowi memberikan imbauan agar dana cepat diserap, ia juga mengingatkan agar para pegawai pemerintah tidak sembarangan menggunakan APBD.
"Pengawasan dan ketepatan sasaran penggunaan anggaran tetap harus dijaga," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah
-
EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA
-
Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA
-
Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa
-
Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi
-
Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun
-
JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka
-
Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan
-
Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz
-
Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara