Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur akan menggelar pencoblosan ulang terakhir di sebagian Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tertukar surat suaranya, Minggu (13/4/2014). Sebelumnya, pencoblosan ulang telah dilakukan di sejumlah TPS dari sekitar 76 TPS yang harus diulang, pada 9-12 April 2014.
"Coblosan ulangnya maksimal Minggu besok, dan dilakukan di sejumlah kabupaten/kota di Jatim. Khusus besok pengulangannya dilakukan di kota besar, diantaranya Surabaya dan Bojonegoro," ujar Komisioner Bidang Teknis dan Data KPU Jatim Choirul Anam ketika dikonfirmasi wartawan di Surabaya, Jatim, Sabtu (12/4/2014).
Untuk diketahui, sebagian TPS di delapan kabupaten/kota di Jatim surat suaranya tertukar saat pileg pada Rabu (9/4/2014). Delapan wilayah itu meliputi Surabaya, Nganjuk, Gresik, Sumenep, Lumajang, Bojonegoro, Kabupaten Madiun dan Ponorogo.
"Ponorogo dan Lumajang sudah dilakukan pencoblosan ulang. Kendala logistik bukan masalah karena masih menyisakan surat suara cadangan," kata Choirul.
Berdasarkan data KPU Surabaya, TPS di sejumlah kelurahan yang berada di lima kecamatan akan melakukan coblos ulang. Lima kecamatan itu adalah Rungkut, Lakarsantri, Krembangan, Pakal dan Tandes. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Celah Hukum Kasus Febrie: Mengapa Pengalihan ke Kejagung Bisa Bikin Tersangka Menang Praperadilan?
-
Ibu Santri di Lombok Tengah: Anak Saya ke Pesantren untuk Belajar Agama, Bukan Dibakar Hidup-Hidup
-
Lebih Cepat di Kejagung, Yusril Ungkap Alasan Berkas Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan
-
RUU Perampasan Aset Berpotensi Dirombak, DPR Bahas Pembentukan Lembaga Khusus
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Habiburokhman Sebut Penahanan Febrie Adriansyah Sangat Urgen: Akan Kami Cek, Ditahan Apa Belum
-
Dalih Iseng Teror Bom SDN Srengseng, Polisi Gandeng Densus 88 Bongkar Motif Asli Pelaku
-
Prabowo Minta yang Pesimis Keluar dari RI, Pakar Komunikasi: Efektif tapi Berisiko Polarisasi
-
Kapolri Datangi Kejagung Usai Polemik Kasus Febrie Adriansyah, Tegaskan Tak Ada Konflik
-
Tangis Pecah di DPR, Ibu Santri Korban Pembakaran Ungkap Ancaman Sebelum Anaknya Tewas