Suara.com - Sebagian besar warga Malaysia menilai pemerintah tidak memberikan informasi yang sebenarnya terkait hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370. Hal itu terungkap dari jajak pendapat yang dilakukan oleh The Malaysian Insider.
Dari 1.029 responden, 54 persen mengatakan pemerintah Malaysia menyembunyikan informasi tentang pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang sejak 8 Maret lalu. Sedangkan 26 persen responden menyatakan pemerintah sudah memberikan informasi yang benar 20 persen responden menjawab tidak pasti.
Sejak pesawat MH370 hilang, keluarga penumpang dari Cina berulang kali melontarkan tudingan terkait tidak transparannya pemerintah Malaysia memberikan informasi tentang hilangnya pesawat itu. Keluarga juga memprotes pernyataan sejumlah media yang menulis pesawat MH370 itu jatuh di Samudera Hindia. Karena, tidak ada puing-puing atau reruntuhan yang ditemukan di Samudera Hindia.
Lima minggu setelah hilangnya MH370, warga Malaysia masih menilai pemerintah menyembunyikan informasi. Hal yang sama juga dirasakan keluarga penumpang MH370 dari Cina. Responden dengan ras India dan Melayu juga mempunyai pendapat yang sama soal ini. (TheMalaysianInsider)
Berita Terkait
-
Sinyal Lanjutan MH370 Tak Terdeteksi, Pencari Andalkan Robot Bawah Air
-
Dua Pakar dari Malaysia Dikirim ke Badan Koordinasi Pencari MH370
-
Liverpool Berikan "Jersey" untuk Anak Kepala Pramugari MAS MH370
-
Departemen Penerbangan Sipil Malaysia Bantah Kopilot MH370 Lakukan Panggilan Telepon
-
MH370 Dibajak dengan "Remote control" Bukan Spekulasi yang Tak Berdasar
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Skandal Pajak Jakut Terbongkar: OTT KPK Sita Gepokan Uang dan Valas, Oknum Pegawai Pajak Diringkus
-
Gelar Rapat Lagi di Aceh, Satgas Pemulihan Pascabencana DPR Serahkan Laporan Kordinasi ke Pemerintah
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?