Suara.com - PDI Perjuangan meraup suara terbanyak dalam hasil penghitungan akhir dan rekapitulasi Pemilu 2014 yang dilakukan di KBRI New Delhi pada 14 April 2014.
Perolehan suara yang dikumpulkan partai yang mengusung Jokowi sebagai calon presiden ini mencapai 70 suara dari total 221 surat suara. Posisi setelah PDI Perjuangan adalah PKS yang memperoleh 43 suara dan Partai Demokrat 20 suara.
Hasil lengkap penghitungan suara adalah PDI Perjuangan (70), PKS (43), Demokrat (20), Nasdem (17), Golkar (13), PAN (13), Gerindra (12), Hanura (8), PBB (8), PKB (7), PPP (8), dan PKPI (3).
“Dari hasil rekapitulasi suara pemilih di TPS dan via pos, tingkat partisipasi pemilih di New Delhi cukup tinggi yakni sebanyak 70 persen dari total keseluruhan DPT di New Delhi,” demikian dikatakan Dubes RI Rizali Indrakesuma dalam pernyataan pers yang diterima suara.com.
Dubes RI juga menghargai upaya keras yang dilakukan PPLN New Delhi dalam memfasilitasi seluruh warga Indonesia yang memiliki antusias besar dalam mengikuti Pemilu legislatif, termasuk kepada para pemain bulutangkis Indonesia yang berlaga di India Open.
Dari hasil akhir penghitungan surat suara, caleg yang paling banyak memperoleh suara langsung di New Delhi dan sekitarnya adalah Hidayat Nur Wahid dari PKS dengan 27 suara, dan dua caleg asal PDI Perjuangan, yakni Syahriz Ferdian Aziz dan Amendi Nasution, yang masing-masing memperoleh 11 dan 7 suara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi
-
Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!
-
Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat
-
AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang
-
AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?
-
Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal
-
Zulhas Bongkar Penyebab Minyakita Langka, Ternyata Bukan Soal Stok
-
Bukan Rudal Iran! Warga Israel Kocar-kacir Diserang Hewan Kecil yang Diistimewakan Alquran
-
33 Hari Kasus Andrie Yunus, KontraS Soroti Lambannya Penanganan dan Minim Transparansi
-
AS Diminta Pakai Logika Jika Ingin Negosiasi Ulang dengan Iran