Suara.com - Organisasi militer Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mengungkapkan pada Rabu (16/4/2014), bahwa mereka sudah sepakat untuk melakukan serangkaian langkah-langkah cepat demi memperkuat kekuatan mereka di kawasan timur Eropa.
Sebagaimana diketahui, hal ini dilakukan terutama sebagai respons terhadap peningkatan krisis di Ukraina, di mana Rusia dinilai sudah bertindak kian agresif. Pertemuan dan pembahasan mengenai langkah-langkah itu sudah dilakukan NATO dalam beberapa pekan terakhir, sebelum akhirnya dipastikan pada pekan ini.
"Anda akan melihat adanya pengerahan (kekuatan militer) di laut, udara, dan di darat, dalam jangka waktu secepatnya. Itu artinya dalam beberapa hari ini," ungkap Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO, Anders Fogh Rasmussen, dalam jumpa pers seusai pertemuan para duta besar NATO, hari ini.
Dijelaskan Rasmussen, pesawat-pesawat jet tempur NATO akan terbang lebih rutin di atas kawasan Baltik, sementara kapal-kapal perang mereka akan ditempatkan di Laut Baltik, di kawasan timur Mediterania, dan sekitarnya. Selain itu, para personel militer juga akan dikirim demi meningkatkan kesiapan serta pelatihan militer NATO. (Reuters)
Berita Terkait
-
Perang Timur Tengah Picu Gejolak Ekonomi Global, Bos BI Waspadai Arus Modal Keluar
-
Pemerintah Resmi Perpanjang Kebijakan WFH 2 Bulan Imbas Perang AS vs Iran
-
Impor Minyak Rusia Tanpa Pertamina, Pemerintah Siapkan BLU Khusus
-
Senjata Canggih Iran Siap Meledak Jika Donald Trump Nekat Perintahkan Pentagon Serang Teheran
-
Perang AS-Iran: 6 Juta Barel Lolos dari Selat Hormuz, Harga Minyak Turun
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Konjen RI di Istambul Ungkap 9 WNI Ditendang, Dipukul dan Disetrum Selama Diculik Israel
-
Daftar Harta yang Disita dari Tersangka Korupsi Dirjen SDA Kementerian PU
-
Begini Rangkaian Pemulangan 9 WNI Bebas dari Israel, Visum hingga Forensik
-
Update 9 WNI Bebas dari Israel, Kini Sudah Sampai Turki Bersama Ratusan Aktivis GSF
-
Kronologis 9 WNI Bebas dari Tentara Israel Setelah Diculik di Laut Menuju Gaza
-
Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional
-
Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
-
Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
-
LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun
-
Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang