Suara.com - Hingga saat ini belum diketahui pasti apa penyebab tenggelamnya feri Sewol. Tiadanya keterangan resmi dari pemerintah terkait penyebab kecelakaan memunculkan beragam spekulasi.
Salah seorang penumpang yang berhasil selamat mengaku dirinya mendengar suara keras sebelum feri tenggelam. Namun, belum ada seorangpun yang dapat menjelaskan kemungkinan asal suara keras tersebut.
Sementara itu, ada pula informasi dari kru kapal pemerintah yang ikut ambil bagian dalam pencarian penumpang feri. Dirinya mengaku mendapat keterangan dari para kru feri yang tenggelam. Menurut kru feri Sewol, wilayah perairan yang dilalui feri bebas dari karang atau batu yang bisa menimbulkan bahaya. Mereka menduga ada kerusakan pada kapal. Namun mereka pun belum tahu penyebabnya.
Tak hanya itu. Ada pula laporan yang menyebutkan bahwa feri Sewol berlayar melenceng dari rute. Namun otoritas pelabuhan menepis informasi tersebut. Menurut mereka, feri itu berlayar pada rute pelayaran reguler.
Sampai saat ini, pencarian masih terus berlangsung. Dari 475 penumpang, baru 179 yang diselamatkan. Sembilan jenazah telah ditemukan, sementara 290 orang lainnya masih hilang. (Reuters)
Berita Terkait
-
Orang Tua Penumpang Feri: Hidupku Tak Berarti Tanpa Putriku
-
Cari Penumpang Hilang, Tim Penyelamat Gedor Lambung Feri
-
Sebelum Feri Tenggelam, Siswi di Korsel Telepon Neneknya
-
Feri Tenggelam, Penumpang Anak Sekolah Malah Disuruh Diam Saja
-
"Aku Sayang Padamu", SMS Terakhir dari Seorang Anak di Feri Tenggelam
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026
-
Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
Baleg DPR Sepakati Perubahan Prolegnas 2026, Ada Lima RUU Baru Masuk Ini Daftarnya!
-
22 Tahun Nasib PRT Dipingpong, RUU PPRT Kini Terkatung-katung di Tangan Pemerintah
-
Sopir Ambulans Kena Order Fiktif Debt Collector, Berujung Disuruh Tagih Utang