Suara.com - Seorang wartawati berama Stella Dubovitskaya yang tengah hamil enam bulan terpaksa dirawat di rumah sakit setelah shock dengan tindakan politikus pendukung Kremlin, Rusia, benama Vladimir Zhironovsky.
Di salah satu acara konferensi pers, Zhironovsky memerintahkan kepada dua ajudannya untuk memperkosa Stella.
Ketika itu, Zhironovsky marah besar ketika Stella melontarkan pertanyaan yang dianggap sensitif. Ia bertanya tentang sanksi terhadap Ukraina. Seperti diketahui ketegangan di negara ini terus meningkat, terutama setelah insiden penembakan yang menewaskan tiga orang.
Mendengar pertanyaan Stella, pendiri Liberal DemocratiC Party itu lalu berteriak. Kemudian, ia memerintahkan dua pengawalnya. "Kejar dia dan perkosa," katanya.
Stella kini menjalani perawatan di rumah sakit karena tertekan. Bos Stella di media Russia Today pun mempertimbangkan untuk membawa masalah ini ke ranah hukum.
Setelah insiden menjadi perhatian luas, Zhironovsky langsung minta maaf kepada Stella. Zhironovsky juga menawarkan bantuan biaya perawatan selama Stella dirawat di rumah sakit. (Daily Mail)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Kronologis 9 WNI Bebas dari Tentara Israel Setelah Diculik di Laut Menuju Gaza
-
Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional
-
Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
-
Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
-
LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun
-
Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang
-
Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta
-
Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur