Suara.com - Untuk menyudahi kisruh di internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), anggota Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ali Maschan Moesa menyarankan agar seluruh pimpinan partai berlambang Kabah duduk bersama, meninggalkan ego masing-masing, dan berbicara.
“Berpikir, tidak hanya untuk kepentingan orang-perorang. Tapi untuk kepentingan bangsa dan negara yang lebih besar. Dan tentunya kepentingan agama, kan PPP selalu mengatakan sebagai partai Islam,” kata Ali kepada suara.com, Selasa (22/4/2014).
Ali menambahkan sebagai partai yang mengusung agama Islam, PPP seharusnya tak boleh berlarut-larut dirundung konflik. Islam, kata Ali, artinya menyelamatkan. Menyelamatkan semua orang, lintas golongan. Dengan kata lain, segera islah lagi.
“Islam jangan cuma diucapkan saja, tapi harus dipraktikkan dalam perilaku. Orang yang mengaku Islam dituntut untuk merahmati,” kata Ali.
Lebih jauh Ali mengatakan pangkal kisruh PKB adalah manuver Ketua Umum PPP Suryadharma Ali dengan hadir di acara kampanye Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Prabowo Subianto, tanpa minta persetujuan dari seluruh pengurus partai Kabah terlebih dahulu.
“Menurut saya, Pak Ketua Umum (Suryadharma) kurang ngowongke uwong (Memanusiakan manusia karena manusia hidup bermasyarakat dan berkomunitas). Baginya yang penting KH Maimun sudah oke. Sebagai penasihat KH Maimun oke-lah. Tapi, kan langkah seperti itu harusnya melibatkan banyak orang,” ujar Ali. KH Maimun yang dimaksud adalah Ketua Majelis Syariah DPP PPP KH Maimun Zubair.
“Harusnya bersama. Itu salah satu kelemahan Pak Menteri (Suryadharma). Nampaknya dia main potong kompas,” Ali menambahkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi