Suara.com - Tim Ducati terpaksa mengambil kebijakan khusus "dadakan" terkait cedera yang menimpa salah satu pembalapnya, Cal Crutchlow, jelang GP Argentina akhir pekan ini. Kondisi Crutchlow yang belum pulih memaksa Ducati mengganti posisinya dengan salah seorang pembalap uji coba, yakni Michele Pirro yang berasal dari Italia.
Usai mengalami kecelakaan di Sirkuit Austin (GP Amerika), lebih dari sepekan lalu, Crutchlow awalnya hanya didiagnosa mengalami dislokasi pada kelingking kanannya. Namun kemudian, lewat pemeriksaan lanjutan di sebuah lembaga spesialis tulang di San Diego, diketahui bahwa ada tulang patah juga di jarinya.
Berdasarkan pemeriksaan tersebut, Crutchlow lantas harus menjalani sebuah operasi kecil guna memasang pin di bagian jarinya. Kini, setelah sebelumnya sempat berharap ikut serta di GP Argentina, nyatanya jarinya tersebut belum sembuh. Ia dilaporkan masih merasakan sakit di bagian tangan kanannya, yang otomatis menyulitkannya untuk mengendalikan sepeda motor, selain juga memutar gas dan mengerem.
Ducati pun akhirnya memutuskan untuk mengistirahatkan Crutchlow lebih lama. Pembalap yang tahun lalu sebenarnya sudah sempat menjajal Sirkuit Termas de Rio Hondo di Argentina itu, harus absen akhir pekan ini. Dia pulang ke Inggris guna mendapatkan perawatan lebih lanjut, sembari bersiap untuk tampil lagi nanti di Jerez.
"Saya merasa sedih harus menyebabkan tim berada dalam keadaan seperti ini, karena saya sesungguhnya benar-benar ingin membalap di Argentina," ungkap Crutchlow dalam pernyataannya.
"Pada hari Selasa setelah di Austin, saya menjalani scan di bagian tangan, dan kami melihat jari saya masih lari dari posisinya, serta mengalami patah pula. Maka Dr Chao memutuskan untuk memasang pin guna menstabilkannya," sambungnya pula.
"Sayangnya, saat ini saya masih merasa terlalu sakit di tangan kananku. Persendian jariku merupakan bagian yang paling terasa sakit, dan saya tak mungkin membalap akhir pekan ini," tandasnya. (Motogp.com)
Berita Terkait
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?