Suara.com - Bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, calon wakil presiden (cawapres) pendampingnya akan ditentukan oleh dirinya sendiri.
"Dari kriteria yang diputuskan. Terakhir tentu saja yang memutuskan yang akan bekerja," kata Jokowi sambil menunjuk dirinya sendiri saat berada di rumah makan di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (24/4/2014).
Dia mengatakan, ada sejumlah kriteria yang menjadi syarat pendampingnya itu. Tapi, kriteria yang paling penting adalah bisa saling mengisi, menutupi dan memiliki chemistry bekerjasama dengan dirinya.
Jokowi kini tengah berhitung soal pendampingnya. Bukan hanya orang yang bisa diajak kerjasama, tetapi orang yang bisa diterima seluruh warga negara Indonesia.
"Saya yang nanti bekerja bersama-sama dengan cawapres, tentu saja harus berhitung. Ini bukan urusan presiden, bukan urusan Jokowi. Ini urusan 240 juta rakyat Indonesia, Bangsa Indonesia, itu yang saya kira harus dikedepankan," katanya.
Kandidat cawapres untuk dirinya pun saat ini masih dibahas. Bila sebelumnya Jokowi menyebut ada lima nama, sekarang dari lima nama itu sudah mengkerucut menjadi dua nama.
"Sekarang masih ada tiga nama, kadang dua nama," kata mantan Walikota Solo ini.
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026
-
Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
Baleg DPR Sepakati Perubahan Prolegnas 2026, Ada Lima RUU Baru Masuk Ini Daftarnya!