Suara.com - Tiga orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan lalu lintas antara kendaraan minibus dengan truk tronton, di jalan Tol Cipularang Kilometer 87, wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (26/4/2014).
Ketiga orang yang meninggal dunia akibat kecelakaan antara minibus bernopol B-1051-KI dengan truk tronton yang tidak diketahui nopol-nya itu merupakan warga Bandung.
Tiga korban itu meninggal dunia akibat setelah mengalami luka parah pada bagian kepala. Masing-masing dari korban yang meninggal dunia ialah Yogi, warga Desa Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler, Bandung, serta Dewi Wulaningrum, warga Desa Pasir Impun, Kecamatan Mandalajati, Bandung.
Sedangkan seorang korban meninggal lainnya yang merupakan penumpang kendaraan minibus ialah Andri Wijaya, warga Desa Rahayu, Kecamatan Marga Asih, Bandung.
Informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan maut itu terjadi saat kendaraan minibus melaju dari arah Bandung menuju Jakarta dengan kecepatan tinggi.
Ketika melintas jalan Tol Cipularang Kilometer 87, secara tiba-tiba kendaraan minibus itu menghantam truk tronton yang berada di depannya.
Diduga pengemudi kendaraan minibus hilang kendali sampai kendaraan yang dikemudikannya menabrak truk tronton yang melaju di depannya. Truk tronton yang ditabrak itu tidak diketahui nopol-nya, karena langsung melarikan diri.
Kondisi minibus yang menabrak truk tronton tersebut ringsek dan hancur berantakan pada bagian depannya. Selanjutnya, kasus kecelakaan tersebut ditangani aparat kepolisian setempat, yakni Unit Lakalantas Polres Purwakarta.
Sedangkan tiga korban yang meninggal dunia dan enam orang yang luka-luka akibat kecelakaan itu langsung dibawa ke Rumah Sakit MH Thamrin Purwakarta. (Antara)
Berita Terkait
-
Sopir Mikrotrans Tabrak Lansia, Sempat Tutupi Kecelakaan sebelum Dipecat
-
Kecelakaan Maut Tol Cipali: Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Meninggal Usai Tabrak Truk
-
Marak Kecelakaan Kapal, Puan Tagih Tanggung Jawab Negara dalam Keselamatan Pelayaran
-
Sering Kecelakaan, Legislator PDIP Desak Evaluasi Total Operator KMP Mutiara Sentosa
-
Sopir Avanza Tewas Tabrak Truk yang Lagi Berhenti di Tol Cijago
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan