Suara.com - Pembalap tim Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, akhirnya merasakan juga naik podium di musim balapan MotoGP tahun ini. Di seri balapan ketiga di Argentina, Minggu (27/4/2014) waktu setempat, Lorenzo akhirnya finish pada urutan ketiga, di belakang dua pembalap Repsol Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa.
Hasil tersebut jelas sudah terasa cukup memuaskan bagi Lorenzo yang di dua seri balapan sebelumnya senantiasa "sial". Setelah harus jatuh pada seri pertama di Qatar, pada GP Amerika Lorenzo bahkan sempat terkena hukuman lantaran dinilai melakukan jump start. Hasil ini bahkan terasa sudah cukup baginya, kendati sebenarnya sempat memimpin di depan beberapa putaran.
"Saya memang tidak berpikir bisa bertahan selama sekian lap di posisi terdepan," aku Lorenzo, sebagaimana dikutip Reuters dari BT Sport. "Saya sebenarnya mengira Marquez akan melejit sejak awal, tapi saya justru melakukan start yang bagus," sambungnya.
"Lalu saya membuat kesalahan di putaran pertama, dan Valentino serta Pedrosa kemudian melewatiku. Tapi saya tak ingin juga tertinggal, lantas melewati mereka lagi secepatnya dan berusaha terus fokus," tuturnya lagi, yang nyatanya tak lama kemudian malah didahului Marquez.
"(Usai dilewati Marquez) Saya terus mencoba dan mencoba mengejar, sekaligus mengamankan posisi kedua. Tapi itu tak mungkin. Dani (Pedrosa) nyatanya setengah detik lebih cepat, dan ketika dia akhirnya melewatiku, saya tak bisa berbuat banyak," tandas Lorenzo.
Setidaknya, hasil ini memberikan poin berarti bagi Lorenzo yang hingga dua seri balapan sebelumnya bahkan tak masuk di 15 besar klasemen sementara. Meskipun sementara ini pula, dua pembalap Repsol Honda kini terus menjauh dengan capaian poin mereka. (Reuters)
Berita Terkait
-
Banyak Pesaing, CEO Aprilia Racing Girang Bisa Perpanjang Kontrak Marco Bezzecchi
-
Marco Bezzecchi Resmi Perpanjang Kontrak dengan Aprilia Racing hingga 2027
-
Veda Ega Pratama Debut Moto3: Seberapa Besar Peluangnya Melaju di MotoGP?
-
Akhir Sebuah Era: Quartararo Dikabarkan Pilih Honda, Yamaha Ditinggalkan karena Lambat?
-
Peluang Pedro Acosta ke Ducati Lenovo? Pilihan Paling Realistis
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK
-
Kapolres Ngada Ungkap Kematian Bocah 10 Tahun di NTT Bukan Akibat Ingin Dibelikan Buku dan Pena
-
Pramono Optimis Transjabodetabek Rute Soetta Bakal Diserbu: Bayar Rp3.500, Siapa yang Nggak Mau?
-
Wamenko Otto Hasibuan Sebut Korporasi Kini Jadi Subjek Hukum Pidana, Dunia Usaha Wajib Adaptasi
-
Kepala Pajak Banjarmasin Mulyono Kena OTT KPK, Modus 'Main' Restitusi PPN Kebun Terbongkar
-
Terungkap! Abraham Samad Akui Diajak Menhan Sjafrie Bertemu Prabowo di Kertanegara
-
Kala Pramono Tawarkan Bantuan Armada Sampah untuk Tangsel ke Andra Soni
-
Abraham Samad Ungkap Pertemuan dengan Prabowo: Soal Perbaikan IPK Tidak Boleh Omon-omon