Suara.com - Ulama besar Arab Saudi, Abdulaziz al Shaikh, mengeluarkan fatwa yang menyatakan bahwa haram hukumnya menerobos lampu merah di lampu lalu lintas.
Ulama yang merupakan salah satu figur paling senior di Arab Saudi itu mengatakan pelanggaran terhadap lampu lalu lintas adalah "dosa besar".
Ia mengacu pada ayat Al Quran yang berbunyi, "Barang siapa yang membunuh seseorang tanpa alasan, sama saja ia telah membunuh seluruh umat manusia, dan barang siapa yang menyelamatkan nyawa seseorang maka ia telah menyelamatkan seluruh umat manusia."
Itu bukan pertama kalinya Abdulaziz al Shaikh mengeluarkan fatwa serupa. Pada 2010 dia mengeluarkan fatwa bahwa seseorang dinilai bersalah jika menyebabkan tewasnya orang lain karena pelanggaran lalu lintas.
Arab Saudi adalah salah satu negara dengan angka kecelakaan lalu lintas tertinggi di dunia. Rata-rata terjadi 17 kecelakaan lalu lintas mematikan setiap hari di negara itu.
Pada 2010, direktorat jenderal lalu lintas Arab Saudi mengungkapkan bahwa hampir sepertiga dari kecelakaan lalu lintas di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, dipicu oleh penggaran terhadap lampu lalu lintas. (Al Arabiya)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkapnya
-
Lonceng Kematian Kelas Menengah? Riset Sebut Populasinya Sisa 16,9%, Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Begal Gambir dan Ironi Residivisme: Ketika Jalanan Terasa Lebih 'Menerima' Daripada Dunia Kerja
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Segera Disidang
-
Rapat Internal Tertunda, Komisi II DPR Ungkap Ternyata RUU Pemilu Belum Ada Naskah Akademik
-
KPK: Partai Politik Rentan Korupsi, Belum Ada Sistem Keuangan dan Kaderisasi Terintegrasi
-
UHC Pemda Palangka Raya Komitmen Bantu Terapi Tumbuh Kembang Anak: Terjamin JKN
-
Nutri-Level di Kemasan Makanan: Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih?
-
Ray Rangkuti: Prabowo Subianto Berpotensi Jadi Presiden dengan Aktivis Paling Banyak Dipolisikan