Suara.com - Seorang lelaki dinyatakan bersalah atas pelecehan seksual yang ia lakukan 40 tahun yang lalu. Atas perbuatannya, lelaki tersebut divonis penjara 18 tahun.
William Jordan melecehkan seorang gadis berusia 14 tahun di malam pernikahannya tahun 1973 silam. Malam itu, Jordan baru saja merampungkan resepsi pernikahan bersama istri barunya.
Namun, lelaki bejat itu justru melecehkan gadis lain yang tidur di sebelah kamar pengantinnya. Si korban merahasikan kejadian itu selama 40 tahun. Perempuan itu baru mengungkap kejahatan Jordan setelah ada penyidik yang menghubunginya.
Tenyata bukan gadis itu saja korban Jordan. Seorang perawat bayi yang bekerja di rumah Jordan juga dilecehkan Jordan. Jordan bahkan berulang kali melecehkan perawat yang ketika itu masih berusia 11 tahun.
Menurut detektif Tim Wilkinson dari Divisi Kejahatan Seksual, Eksploitasi dan Pelecehan Anak di Kepolisian London, kasus ini menjadi contoh bagi warga London lain yang pernah melakukan pelecehan seksual di masa lalu. Menurut Wilkinson, para penjahat seks tidak bisa lari dari hukum meski menyimpan perbuatannya dengan rapi. (Mirror)
Berita Terkait
-
Istri Tuduh Suami Tanam Alat Pelacak dalam Tubuhnya
-
Ayah Bejat, Gauli Putri Kandung Sampai Beranak Lima
-
Pemerkosa Potret Korban dan Ancam Sebarkan Foto ke Media Sosial
-
Terungkap, Lima Perempuan Alami Pemerkosaan dan Penyiksaan Bertahun-tahun
-
Perempuan Mirip Angelina Jolie Paksa Seorang Sopir Berhubungan Intim
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Soroti Laporan 'ABS' Pakai AI di JAKI, Anggota Komisi A DPRD DKI: Ini Alarm Bagi Pelayan Publik!
-
Saat Kedubes Iran Ramai-ramai Balas Ancaman Trump Secara 'Selow'
-
Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Wanti-wanti Jangan Jadi Ajang 'Abuse of Power' dan Hengky-Pengky
-
DPR Apresiasi Kejagung Tindak Tegas Jaksa Kejari Karo: Pelajaran untuk Semua!
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Bos Gema Shafa Marwa hingga Aero Globe Indonesia
-
Kemenkes Dorong Penertiban Iklan Film Aku Harus Mati: Cegah Risiko Peniruan Bunuh Diri
-
Harga Produk di Jakarta Berangsur Naik Imbas Perang Iran, Pramono Anung: Inflasi Masih Terjaga
-
Ya Allah, Gaza Diserang Lagi saat Iran Masih Digempur Israel
-
Bagaimana Hilangnya Hutan Tropis Memperparah Gelombang Panas Global?
-
Manipulasi Laporan JAKI Pakai AI, Lurah Kalisari Dipanggil Inspektorat DKI Gegara Ulah Petugas PPSU