Suara.com - Komisi Nasional Perlindungan Anak melaporkan Kepala Sekolah Jakarta International School (JIS) Pondok Indah ke Polda Metro Jaya hari ini, Jumat (2/5/2014).
Selain Kepsek JIS, Komnas juga melaporkan JIS sebagai institusi terkait kasus kejahatan seksual Sodomi terhadap murid TK JIS.
"Yang dilaporkan ada dua. Satu adalah kepala sekolahnya sebagai penanggung jawab pengelolaan sekolah, yang kedua adalah pengelola JIS itu sendiri. Entah itu bentuknya privat, yayasan, dan kalau yayasan siapa ketuanya," kata Komisioner Komnas Anak, Arist Merdeka Sirait.
Arist menyatakan kalau JIS bukanlah sekolah diplomatik, melainkan milik swasta. Untuk sementara ini dia menyebut kepala sekolah Timothy Carr yang saat ini bertanggung jawab.
"Untuk mencari siapa ketua yayasan, pemilik tunggal atau pemegang sahamnya, saya berjanji untuk melengkapinya," tambah Arist lagi.
Menurutnya Pihak JIS melakukan tindak pidana dan perdata, yaitu berupa melakukan pembiaran terhadap tindakan pelecehan seksual dan tidak adanya izin TK.
"Melakukan pembiaran terhadap pelecehan seksual terus menerus di sana tanpa dilakukannya tindakan penyelamatan korban, baru kemudian tidak adanya izin pengelolaan TK berdasarkan keputusan Kementrian Pendidikan," kata Arist.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui
-
ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin
-
Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?
-
Spanduk 'Surat Permohonan Maaf' soal Prabowo-Gibran Terpasang di Gerbang UGM, Kampus Beri Respons
-
Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM
-
Usai Temui Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?
-
Polisi Bantah Isu Begal di Tomang, Ternyata Motif Asmara dan Dendam Pribadi
-
Siasat Pencuri di Jaksel Gasak Kotak Amal, Pura-pura Salat Ashar Demi Kelabui Jemaah
-
KPAI Bongkar Modus Baru Narkoba: Zat Adiktif Disamarkan dalam Vape hingga Makanan Anak
-
Berawal dari Latihan Sepatu Roda, Anak 16 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual