Suara.com - Dua putri Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Malia dan Sasha dibuntuti orang tak dikenal saat pulang sekolah hari Selasa (7/5/2014). Gedung Putih langsung ditutup menyusul insiden tersebut.
Seperti biasa, Malia dan Sasha dijemput dari sekolahnya dengan iring-iringan kendaraan dan voorijder. Tiba-tiba, ada sebuah mobil yang mengikuti iring-iringan tersebut. Mobil itu melewati barikade keamanan yang dibuat pada jarak 200 meter dari Gedung Putih.
Mobil itu langsung dicegat oleh petugas keamanan. Sang pengemudi, yang diketahui berusia 55 tahun, ditangkap dengan tuduhan pelanggaran masuk.
Pascainsiden tersebut, Gedung Putih ditutup. Sejumlah awak media yang bertugas di Gedung Putih juga dilarang meninggalkan tempat tersebut selama satu jam sampai. Baru setelah satu jam kemudian, Gedung Putih kembali dibuka. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai si pengemudi mobil dan apa tujuannya mengikuti iring-iringan kedua putri Obama. (Asia One/AFP)
Berita Terkait
-
Hillary Clinton Kritik Dekorasi Gedung Putih Era Donald Trump Mirip Istana Saddam Hussein
-
Donald Trump Ungkap Isi Pertemuan dengan Benjamin Netanyahu dan Zelensky di Gedung Putih
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar
-
FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?