Suara.com - Pintu ruang kerja Bupati Bogor, Rahmat Yasin, disegel Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (8/5/2014) pagi. Segel KPK berwarna merah dan hitam dililitkan di gagang pintu masuk ruang kerja bupati.
Selain kantor bupati, KPK juga menyegel dua ruangan lainnya, yakni ruang ajudan bupati dan Kantor Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor. Penyegelan dilakukan KPK pada Rabu (7/5/2014) malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Sebelumnya, pada sekitar pukul 19.00 WIB, Rahmat Yasin disergap KPK dalam operasi tangka tangan. Sang bupati diduga terjerat kasus dugaan suap pengurusan izin rancangan umum tata ruang (RUTR) Bogor-Puncak-Cianjur.
KPK menyita uang miliaran rupiah dari sebuah kantor di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (7/5/2014) malam. Uang tersebut diduga terkait dengan penangkapan Rachmat Yasin.
Sementara itu, pada pagi ini, Kantor Bupati Bogor juga tampak sepi. Kantor hanya berisi sejumlah pegawai. Belum tampak satupun pejabat setingkat Wakil Bupati, dan Asisten Daerah.
Petugas juga melarang tamu yang datang untuk mondar-mandir di area perkantoran. (Antara)
Berita Terkait
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?
-
Hasto Ungkap Alasan Megawati Pilih Upacara di Sekolah Partai Ketimbang Istana
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN