Suara.com - Puluhan orang yang mengatasnamakan Jaringan Kerakyatan Lampung demonstrasi di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jum'at, (9/5/2014), siang.
Mereka meminta lembaga KPK mengawasi proses penyelesaian sengketa Pilkada Lampung yang sekarang sedang ditangani Mahkamah Konstitusi (MK).
Dalam aksi, mereka membentangkan spanduk. Spanduk yang mereka bentangkan bertuliskan: "Ingat Kasus Suap Akil Mochtar, Ayo KPK Awasi Hakim Mahkamah Konstitusi Dalam Sengketa Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung."
Para demonstran mengaku curiga dengan hasil Pilkada Lampung, terlebih setelah kasus ini masuk ke MK. Mereka meminta KPK aktif memonitor untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan bersama.
"Kami meminta kepada KPK agar mencegah terjadinya peluang persekongkolan. Jahat antara pengusaha, pemerintah boneka ciptaan pengusaha, dan para hakim konstitusi sebagai garda hukum terdepan," kata koordinator lapangan Jaringan Kerakyatan Lampung, Rakhmat Husein DC.
Sengketa Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung telah memasuki masa sidang di MK. Pada Rabu (30/4/2014) lalu, sidang digelar dengan agenda untuk mendengar keterangan saksi-saksi pemohon sengketa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Kisah Pak Minta: Curi Labu Siam Demi Menu Buka Puasa Ibu yang Renta hingga Tewas Dipukuli Tetangga
-
Pezeshkian Telepon Putin, Minta Rusia Mendukung Hak-hak Sah Rakyat Iran
-
Vidi Aldiano Berpulang, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda Berbakat
-
Ingatkan Pemerintah, JK Minta Indonesia Jangan Hanya Menjadi Pengikut Donald Trump
-
Kini Minta Maaf, Terungkap Pekerjaan Pengemudi Konvoi Zig-zag yang Viral di Tol Becakayu
-
Presiden Iran: Negara-negara Arab Tak Akan Lagi Diserang, Asal Tak jadi Alat Imperialis AS
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Kecam Dugaan Pelecehan di Panjat Tebing, DPR Bakal Segera Panggil Menpora