Suara.com - Puluhan orang yang mengatasnamakan Jaringan Kerakyatan Lampung demonstrasi di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jum'at, (9/5/2014), siang.
Mereka meminta lembaga KPK mengawasi proses penyelesaian sengketa Pilkada Lampung yang sekarang sedang ditangani Mahkamah Konstitusi (MK).
Dalam aksi, mereka membentangkan spanduk. Spanduk yang mereka bentangkan bertuliskan: "Ingat Kasus Suap Akil Mochtar, Ayo KPK Awasi Hakim Mahkamah Konstitusi Dalam Sengketa Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung."
Para demonstran mengaku curiga dengan hasil Pilkada Lampung, terlebih setelah kasus ini masuk ke MK. Mereka meminta KPK aktif memonitor untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan bersama.
"Kami meminta kepada KPK agar mencegah terjadinya peluang persekongkolan. Jahat antara pengusaha, pemerintah boneka ciptaan pengusaha, dan para hakim konstitusi sebagai garda hukum terdepan," kata koordinator lapangan Jaringan Kerakyatan Lampung, Rakhmat Husein DC.
Sengketa Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung telah memasuki masa sidang di MK. Pada Rabu (30/4/2014) lalu, sidang digelar dengan agenda untuk mendengar keterangan saksi-saksi pemohon sengketa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Sambutan Istimewa untuk Presiden Belarus, Dari Pasukan Berkuda hingga Bermalam di Istana Negara
-
Bupati Purwakarta Minta Maaf soal Lagu Lalaki Langit Viral, Sebut Tak Bermaksud Rendahkan Wanita
-
Prancis Dilanda Kebakaran Hebat, Lahan 700 Hektare Terbakar saat Cuaca Ekstrem
-
Dugaan Kekerasan terhadap Dokter Muda di NTT Diminta Diusut Transparan
-
Kronologi Santriwati Diduga Dicabuli Pimpinan Ponpes di Bogor
-
Diajak Belajar Kitab Kuning, Santriwati Diduga Jadi Korban Perbuatan Cabul
-
Polemik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta, Disindir Rossa hingga Disomasi LBH Jabar
-
Ahmad Luthfi Luncurkan Logis, Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis
-
Kemlu Qatar: Perundingan Sukses, AS dan Iran Kembali Bertemu Usai Pemakaman Ali Khamenei
-
Kronologi Penyekapan Karyawan Padel Kebayoran Lama: Berawal dari Raket Hilang