Suara.com - Di tengah sidang pleno rekapitulasi penghitungan suara hasil Pemilu Legislatif di kantor KPU, Jakarta, Jumat (9/5/2014), ada kejadian yang membikin hadirin tertawa terpingkal-pingkal.
Itu terjadi ketika Ketua KPU Husni Kamil Manik akan ketuk palu untuk memutuskan hasil rekapitulasi untuk Provinsi Sulawesi Utara.
"Dengan ini Sulawesi Utara disahkan," kata Husni.
Tangannya pun mengangkat palu. Tapi sebelum diketukkan ke meja, kepala palu copot dan mengenai gelas yang ada di samping Husni.
"Eh," Husni berteriak lirih.
"Sudah saya bilang, diketuknya nanti saja," kata salah satu peserta pleno di tengah ger-geran hadirin.
Sejurus kemudian, Husni membenahi kepala palu dan mengulangi ketuk palu untuk mengesahkan hasil penghitungan suara.
Setelah Husni berhasil ketuk palu, dia memutuskan sidang pleno selanjutnya diskors.
"Dengan ini, sidang kita skors hingga pukul 19.00 WIB," ujar Husni.
Sepanjang hari ini, KPU sudah menetapkan hasil rekapitulasi suara di empat provinsi, yakni Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Bengkulu, dan Sulawesi Utara.
Sisanya tinggal dua provinsi lagi, yakni Sumatera Selatan dan Maluku Utara.
Rapat pleno rekapitulasi suara ini berlangsung di tengah sorotan sejumlah kalangan yang mengkhawatirkan KPU tidak bisa menyelesaikan penghitungan suara tepat waktu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok