Suara.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi berkoalisi dengan PDI Perjuangan untuk mengusung calon presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pemilu Presiden 2014.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Ketua DPP PKB Marwan Jafar saat mendampingi Jokowi di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (10/5/2014) petang. "Iya. PKB memang sudah (resmi koalisi)."
Marwan mengatakan keputusan PKB menjadi mitra PDI Perjuangan sudah melalui persetujuan dewan syuro dan kyai seluruh Pulau Jawa.
Keputusan tersebut dibuat dalam rapat gabungan dewan tanfidz dan dewan syuro PKB di Pondok Pesantren Tarbiyatunnasyiin Pacung Gowang, Jombang, Jawa Timur, yang berlangsung sepanjang hari ini.
Ketua DPP Nasdem Akbar Faisal yang juga ikut mendampingi Jokowi tadi juga mengatakan bahwa kini sudah ada tiga partai politik yang mengusung Jokowi, yakni PDI Perjuangan, Partai Nasdem, dan PKB.
Dengan masuknya PKB ke 'pelukan' PDI Perjuangan, otomatis posisi Jokowi semakin kuat. Bila digabung, perolehan suara ketiga partai ini sudah melebihi ambang batas pengajuan capres dan cawapres yang ditetapkan undang-undang, yaitu sebesar 25 persen suara sah atau 20 persen jumlah kursi di DPR.
Sekarang ini berarti tinggal siapa calon wakil presiden yang akan mendampingi Jokowi. Siapa dia? Jokowi mengaku sudah mengantongi satu nama calon dan akan diumumkan dalam waktu dekat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Kepala Daerah Sering Kena OTT, Mendagri Tito Usul 'Bonus' dari PAD: Biar Tak Korupsi?
-
Pelemahan Rupiah Belum Berdampak pada Proyek IKN, Basuki: Kontraktor Belum Mengeluh
-
Anggaran Diduga Disunat Rp1,4 M Per Unit, GMNI Laporkan Dugaan Korupsi KDMP ke Kejagung
-
Wamendagri Wiyagus: PAKU Integritas Tak Hanya Soal Urusan Hukum, Melainkan Juga Pelayanan Publik
-
Legislator PDIP Kecewa Pertamax Naik Diam-diam: Tanpa Sosialisasi, Tanpa Penjelasan
-
Klaim Bawa Kabar Gembira ke Istana, Kepala BGN Mau Lapor Efisiensi Anggaran ke Prabowo
-
Iuran BPJS Gak Jadi Naik, Pemerintah Guyur Rp20 Triliun Demi Tambal Defisit
-
Tak Harus Jadi Peneliti: Bagaimana Citizen Science Ajak Warga Dokumentasikan Keanekaragaman Hayati?
-
Kejar Tayang IKN 2028, Basuki Minta Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun ke DPR
-
Mendagri Usulkan Tambahan Anggaran Rp 6,27 Triliun, Pagu Kemendagri 2027 Jadi Rp 10,93 Triliun