Suara.com - Partai Demokrat menyelenggarakan rapat pimpinan nasional (rapimnas) siang ini, Minggu (18/5/2014), di Hotel Sultan, Jakarta.
Rapimnas Partai Demokrat diselenggarakan dua hari setelah Ketua Majelis Tinggi sekaligus Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan hasil konvensi calon presiden yang diikuti 11 peserta.
Menurut informasi yang diterima suara.com, dalam rapimnas yang digelar siang hari ini, Partai Demokrat akan mendengarkan aspirasi dari seluruh kader partai, sebelum memutuskan sikap soal koalisi menjelang Pemilu Presiden.
Dalam pengumuman hasil konvensi yang lalu, SBY menyatakan bahwa partainya sangat berhati-hati untuk mengambil keputusan, baik koalisi maupun capres.
Berdasarkan pengalaman Pemilu 2004 dan 2009, kata SBY, untuk memilih capres tidak mudah dilakukan karena harus mempertimbangkan banyak hal secara teliti.
Rapimnas Partai Demokrat diselenggarakan bersamaan dengan Rapimnas Partai Golkar. Lokasinya pun tak terlalu jauh. Rapimnas Golkar diselenggarakan di Jakarta Convention Center, Senayan.
Agenda rapimnas partai berlambang pohon beringin yaitu untuk mendengarkan penjelasan dari Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie tentang situasi politik di Pemilu 2014 dan mendengarkan pandangan ketua DPD provinsi untuk menentukan arah koalisi dan strategi pemenangan Pemilu Presiden 2014.
Partai Demokrat dan Partai Golkar merupakan dua partai papan atas yang sampai hari ini belum menentukan sikap koalisi. Di tengah konstelasi politik yang kian panas, bergulir wacana, kedua partai ini akan bergabung untuk membuat poros baru dan mengusung pasangan capres dan cawapres sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi
-
Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK
-
Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen
-
Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan