Suara.com - Polda Metro Jaya memastikan bakal menyelesaikan berkas perkara kasus sodomi di Jakarta International School (JIS) Pondok Indah dan melimpahkannya ke Kejaksaan Agung.
Juru Bicara Polda Metro Jaya Kombes Polisi Rikwanto mengungkapkan penyelesaian berkas menyusul rekonstruksi tertutup yang telah digelar pada Jumat (30/5/2014), pekan lalu. Penyidik juga tinggal melengkapi hasil rekonstruksi dalam berkas.
"Menyusun foto, buat resume, kita harapkan minggu depan sudah jadi berkasnya dan dilimpahkan kekejaksaan," kata Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Senin (2/6/2014).
Rikwanto juga menambahkan, dalam rekonstruksi yang digelar secara tertutup telah memeragakan 54 adegan.
Setiap adegan meibatkan langsung para tersangka, kecuali salah seorang tersangka perempuan yang digantikan oleh peran pembantu. Begitu juga dengan korban yang masih di bawah umur diperankan oleh orang lain.
"Korban juga diganti dengan peran pembantu, karena tidak memungkinkan," imbuhnya.
Ketika disinggung adanya perkembangan masalah korban dan tersangka baru, dirinya mengatakan, penyidik masih belum menemukan indikasi kearah situ.
"Jadi dari pihak sekolah ataupun guru sekolah belum ada yang ditingkatkan statusnya sebagai tersangka," tutupnya.
Tersangka kasus sodomi JIS berjumlah enam orang yang diduga berkomplot memperkosa bocah korban, AK (6), murid TK JIS di toilet sekolah. Salah seorang tersangka tewas bunuh diri saat sedang dimintai keterangan di Mapolda Metro Jaya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
Terkini
-
Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
-
Eks Menkumham hingga Ketua MK Ajukan Amicus Curiae Bela Tian Bahtiar, Singgung Kebebasan Pers
-
Putus Rantai Stunting, PAM JAYA Bekali Ibu di Jakarta Edukasi Gizi hingga Ketahanan Air
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi Jet Pribadi OSO: Jangan Tunggu Dipanggil
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai
-
Respons Teror ke Ketua BEM UGM, Mensesneg: Kritik Sah Saja, Tapi Kedepankan Adab Ketimuran