Suara.com - Cina telah menahan dua jurnalis Hongkong karena telah mempublikasikan sesuatu yang dianggap ilegal. Polisi Shenzehen mengungkapkan hal itu melalui Weibo, Twitter versi Cina.
Dalam pernyataannya, polisi menyatakan ada sejumlah orang yang ditahan termasuk dua warga negara Hongkong.
“Pada 30 Mei, dengan informasi dari masyarakat, Biro Keamanan Shenzhen menangkap sejumlah orang yang diduga terkait dalam publikasi ilegal,” demikian keterangan di Weibo.
Dua warga Hongkong yang ditahan itu mempunyai nama depan Wang dan Guo dan diduga bekerja sebagai jurnalis. Mereka bekerja untuk sebuah majalah di daratan Cina yang dijual di Hongkong. Majalah itu memuat gosip politik.
Dugaan tersebut diperkuat oleh harian South China Morning Post. Majalah yang dijual di Hongkong itu mempunyai kebebasan untuk memuat berita apa pun. Ini sesuai perjanjian saat pengambilalihan Hongkong dari Inggris pada 1997.
Namun, polisi di Shenzhen tidak merinci apakah penahanan dua jurnalis tersebut terkait dengan tugas mereka di majalah itu. Harian Apple Daily menulis, dua jurnalis itu adalah Wang Jianmin dan Guo Zhongxiao. Mereka bekerja pada harian Yazhou Zhoukan. Belum ada komentar dari pemerintah Hongkong terkait penahanan ini. (AFP/CNA)
Berita Terkait
-
Aktivitas Unik Saat Libur Panjang, Foto Ala Drama Cina Kini Banyak Diminati Anak Muda
-
Haru dan Bahagia Warnai Kepulangan 9 WNI yang diculik Israel
-
Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional
-
Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora
-
PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro
-
Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru
-
Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap
-
Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial
-
Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi
-
Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat
-
Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar