Suara.com - Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pada Senin (16/6) mengutuk sekeras-kerasnya serangan pada di Mpeketoni, Kenya Timur oleh kelompok Al Shabab yang menewaskan 48 orang dan melukai banyak orang.
"Sekretaris jenderal kembali menyampaikan solidaritas PBB buat rakyat dan Pemerintah Kenya dalam perjuangan mereka melawan aksi teror," dalam satu pernyataan yang dikeluarkan di Markas PBB oleh juru bicara Ban.
"Ia percaya pemerintah akan melakukan semua yang dapat dikerjakannya untuk menyeret para pelaku ke pengadilan dengan cara yang sepenuhnya menghormati hak asasi," tambahnya.
Sekitar 50 penyerang yang bersenjata berat menyerbu kota kecil Mpeketoni dengan menaiki beberapa kendaraan dan mereka menembaki warga.
Saat ini, Mpeketoni sekarang seperti kota hantu sebab banyak warga yang masih belum pulang ke rumah mereka dan memilih berlindung pada malam hari di semak-semak.
Kelompok bersenjata Ash-Shabaab mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Gerilyawan Somalia yang memiliki hubungan dengan Al Qaida itu telah berikrar akan menyerang Kenya setelah tentara Kenya menyeberangi perbatasan dan memasuki Somalia pada 2011 guna menghapuskan gerilyawan yang dituduh oleh Nairobi menculik wisatawan. (Antara/Xinhua)
Tag
Berita Terkait
-
Geger Donald Trump Dikabarkan Dukung Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
-
Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
-
Amerika Larang Warganya yang Terjangkit Ebola Pulang, Dibiarkan di Kenya Karena Takut Menyebar
-
Kabar Terbaru Aa Juju di Kenya, Sempat Bikin Khawatir karena Diikuti Warga Lokal
-
Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda