Suara.com - Menurut anggota tim sukses pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla, Musdah Mulia, cara gampang menyelesaikan masalah lokalisasi Dolly, Surabaya, Jawa Timur, adalah dengan memasang kamera pengintai di sejumlah titik. Dengan demikian, aktivitas di sana terpantau.
"Buat saya paling gampang menyelesaikan prostitusi, di lokalisasi lalu pasang kamera di depan, kelihatan siapa yang masuk," kata Musdah usai diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/6/2014).
Rekaman gambar pengunjung tersebut, katanya, akan menjadi hukuman moral bagi siapapun yang menggunakan jasa orang-orang di lokalisasi.
"Jangan munafiklah," katanya.
Terkait dengan rencana penutupan Dolly, ia berharap sebelum eksekusi sebaiknya dibicarakan terlebih dahulu dengan warga penghuni lokalisasi. Dengan demikian, katanya, bisa diketahui akar masalahnya serta solusinya.
"Ya kalau itu menimbulkan kemudharatan masyarakat, ya sebaiknya ditutup," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek