Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, mengatakan bahwa pernyataan mantan Panglima Abri (TNI-RED), Jenderal Purnawirawan, Wiranto, adalah kepentingan politik untuk menjatuhkan Calon Presiden (capres) nomor urut satu, Prabowo Subianto. Apalagi, saat ini, Wiranto bertindak sebagai tim kampanye capres nomor urut dua, Joko Widodo (Jokowi).
"Wiranto sebagai tim kampanye Joko Widodo menjadikan ini sebagai alat politik. Prabowo sekarang sudah semakin tinggi dan melewati (Jokowi-JK) maka melakukan upaya-upaya seperti ini," kata Fadli Zon usai menghadiri Dialog Kadin dengan CAPRES dan CAWAPRES 2014,” khusus di Bidang Perekonomian di Djakarta Theatre, XXI Ballroom. Jalan MH Thamrin No 9, Jakarta Pusat, Jumat (20/6/214).
Lebih lanjut Fadli mengatakan bahwa Wiranto sebagai jenderal pengecut, karena mengangkat hal-hal yang dinilainya tidak benar.
"Wiranto menurut saya jenderal yang pengecut dan pecundang," ujar Fadli.
Dia pun menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melakukan klarifikasi terkait pernyataan Wiranto. "tidak perlu (klarifikasi), sudah cukup jelas dari kamarin-kemarin, bukan inisiatif Prabowo dan tidak pernah terbukti dia ajah yg mengigau," tutupnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan