Suara.com - Puluhan pondok pesantren di Kota Sukabumi menyatakan diri untuk mendukung calon presiden-wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla pada Pemilihan Presiden 9 Juli 2014.
"Di Kota Sukabumi, sedikitnya ada 40 ponpes yang sudah menyatakan diri mendukung Jokowi-JK, belum lagi ditambah pesantren yang ada di Kabupaten Sukabumi," kata Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PKB Kota Sukabumi, Usep Ubaedilah di Sukabumi, Minggu (22/6/2014).
Menurut Usep, dukungan tersebut diberikan secara sukarela bahkan para pimpinan pondok pesantren sudah siap memenangkan Jokowi-JK pada pemungutan suara nanti.
Dukungan yang diberikan dari pihak ponpes tersebut sangat berarti untuk menambah kekuatan suara pasangan nomor urut 2 ini dan pihaknya yakin suara yang diberikan oleh santri dan pengurus ponpes tersebut akan bulat untuk Jokowi-JK.
Dia mengatakan, di Sukabumi, baik di kota maupun kabupaten merupakan ponpes yang berlatar belakang Nahdatul Ulama dan sudah menjadi tradisi di NU akan memberikan suaranya kepada kadernya yang maju menjadi calon pemimpin baik tingkat daerah maupun nasional.
Sudah ada beberapa ponpes besar yang melakukan penggalangan massa seperti melakukan istigosah untuk mendoakan agar Jokowi-JK menang pada pilpres ini.
"Dengan banyaknya doa dan dukungan dari santri, ulama, kiayi dan tokoh ponpes kami optimistis Jokowi-JK akan menang, khususnya di Sukabumi, karena santri akan selalu nurut kepada perintah setiap ulamanya atau pimpinan ponpesnya," tambahnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bukti Awal Sudah Kantongi! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Jarwinn Solar Panel Solusi Listrik Lebih Hemat Di Saat Viral BBM Naik
-
BGN Pastikan Motor Listrik Bakal 'Blusukan' Antar MBG di Seluruh Indonesia
-
Reshuffle Kabinet Makin Dekat? Sekjen Demokrat Tegaskan Nasib Menteri di Tangan Prabowo
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Bahlil Bakal Jadi Menko? Begini Respons Sekjen Golkar
-
Kronologi Kasus Korupsi Nikel, Ketua Ombudsman Hery Susanto Diduga Terima Suap Rp1,5 Miliar
-
Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga
-
Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!
-
Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah
-
Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum