Suara.com - Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mengampanyekan capres nomor urut 2 Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) dengan menggelar kegiatan seni dan budaya tradisional di kawasan Dago, Kota Bandung, Jabar, Minggu (22/6/2014).
Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) Partai Nasdem Ferry Mursyidan Baldan mengatakan kegiatan kesenian dan kebudayaan itu sebagai alat untuk menghibur sekaligus menyampaikan pesan nilai-nilai budaya.
"Kegiatan ini bagian dari proses kampanye menyapa langsung, mengkomunikasikan langsung kepada masyarakat tentang Jokowi-JK," kata Ferry di sela-sela acara.
Ia menuturkan tujuan menampilkan kebudayaan dan kesenian daerah Jabar karena ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa nilai budaya seperti saling hormat-menghormati harus dipertahankan.
Selain itu, lanjut dia, kegiatan tersebut bagian upaya dalam Revolusi Mental yang digelorakan oleh calon Presiden Jokowi.
"Kenapa dilibatkan kebudayaan, bagian dari revolusi mental, jati diri bangsa ini," kata Ferry.
Ia berharap melalui seni dan budaya dengan melibatkan banyak masyarakat relawan dan masyarakat berbagai kalangan pendukung Jokowi-JK dapat menenangkan hati agar tidak memunculkan kekerasan.
"Berjiwa seni akan melunakan hati, bukan memunculkan tradisi tentang kekerasan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!