Suara.com - Seorang lelaki asal Wisconsin berulang kali menikam rekannya dengan pedang samurai hingga tewas. Kepada Polisi, si pelaku minta dipanggil sebagai "Tuhan".
Insiden penyerangan itu terjadi di rumah kost si pelaku, Young Choi. Korban, Dustin Vanderheyden, juga tinggal di rumah kost tersebut bersama istrinya.
Beberapa hari sebelum insiden itu terjadi, Choi mengatakan pada istri Vanderheyden, bahwa dia akan membunuh sang suami, supaya mereka bisa hidup bersama. Istri korban tidak terlalu mengindahkan pernyataan Choi dan hanya menjawab hal itu tidak mungkin terjadi. Dia pun tidak mengira Choi benar-benar akan melakukan apa yang ia katakan.
Di hari kejadian, Gerard, seorang penghuni kamar di lantai bawah mendengar teriakan Vanderheyden. Dia pun berlari naik dan mendapati keduanya ada di dalam kamar Choi. Selain menikam Vanderheyden berulang kali, Choi juga menguliti kepala korban.
Gerard sempat berupaya merebut samurai yang digenggam Choi. Akibatnya dia menderita luka di bagian lengan dan ibu jarinya.
Polisi datang dan Vanderheyden dilarikan ke rumah sakit. Dia sempat menjalani operasi namun nyawanya tidak tertolong.
Choi menyerahkan diri kepada polisi. Kepada polisi, dirinya minta dipanggil sebagai "Tuhan". Atas perbuatannya, Choi dijerat pasal pembunuhan berencana. (Dailymail)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta
-
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram
-
Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor
-
Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan
-
Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak
-
Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026
-
BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla
-
Menelusuri Jejak Kerajaan Nusantara Bersama Komunitas Mercedes Jip Indonesia
-
Pimpinan DPR Turun Langsung ke Desa Adat Sade: Bantuan Disalurkan, Siapkan Revitalisasi
-
Rekening Mas Botok AMPB Diblokir Bank, Jefri Nichol: Serem Belum Demo Udah Dibungkam