Suara.com - Calon presiden (capres) nomor urut 1, Prabowo Subianto memuji prestasi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mempertahankan stabilitas negara selama 10 tahun terakhir. Pujian itu disampaikannya saat menjawab pertanyaan capres Joko Widodo (Jokowi) terkait rencana politik luar negeri Prabowo.
"Kebetulan harus diakui dalam hal politik luar negeri, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono cukup diakui di kancah internasional, itu prestasi beliau 10 tahun membawa stabilitas, perdamaian," kata Prabowo dalam acara debat capres di Jakarta, Minggu (22/6/2014).
Prabowo menegaskan, jika dibandingkan dengan situasi di negara lain, situasi keamanan di Indonesia jauh lebih baik. Untuk itu, Prabowo merasa perlu mengapresiasi hasil keringat SBY.
"Ini jangan dianggap remeh. Kita liat di timur tengah, negara lain, penuh kekacauan. Jika dikatakan saya ingin perubahan, itu salah pengertian, Pak Joko Widodo," tandas Prabowo.
Debat calon presiden (capres) ini digelar di Hotel Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta Pusat, hari Minggu (22/6/2014). Debat bertema Politik Internasional dan Ketahanan Nasional itu dipandu oleh akademisi dari Universitas Indonesia, Profesor Hikmahanto Juwana.
Tag
Berita Terkait
-
Ditanya Prabowo soal Penjualan Indosat, Jokowi Bela Megawati
-
Prabowo Tak Akan Ubah Kebijakan Luar Negeri Warisan SBY
-
Jokowi: WTO Tetap Dibutuhkan Agar Produk Indonesia Bisa ke Seluruh Dunia
-
Jokowi: Kuatkan Maritim, Maka Indonesia Kembali Dihormati Dunia
-
Jokowi: Jangan Kirim TKI ke Negara Tanpa UU Tenaga Kerja
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Iran Tantang Donald Trump: Siap 'Sambut' Militer AS di Selat Hormuz
-
Kisah Pak Minta: Curi Labu Siam Demi Menu Buka Puasa Ibu yang Renta hingga Tewas Dipukuli Tetangga
-
Pezeshkian Telepon Putin, Minta Rusia Mendukung Hak-hak Sah Rakyat Iran
-
Vidi Aldiano Berpulang, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda Berbakat
-
Ingatkan Pemerintah, JK Minta Indonesia Jangan Hanya Menjadi Pengikut Donald Trump
-
Kini Minta Maaf, Terungkap Pekerjaan Pengemudi Konvoi Zig-zag yang Viral di Tol Becakayu
-
Presiden Iran: Negara-negara Arab Tak Akan Lagi Diserang, Asal Tak jadi Alat Imperialis AS
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!