Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut satu Hatta Rajasa menegaskan akan menjadikan Jawa Barat sebagai lumbung suara guna memenangkan pemilihan presiden.
Hatta Rajasa dalam deklarasi pemenangan Prabowo - Hatta Cipacing, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (2/7/2014), mengatakan provinsi di Barat Pulau Jawa memiliki jumlah penduduk terbanyak dan menjadi indikator kemenangan dalam pemilihan presiden dan wakil presiden.
"Belum pernah ada sejarahnya presiden terpilih, Pak SBY dalam dua kali pemilihan, yang terpilih tidak memenangkan Jawa Barat. Jawa Barat indikator kemenangan pemilihan. Memenangkan Jawa Barat berarti memenangakan pemilihan," kata Hatta.
Hatta mengatakan, saat ini Prabowo-Hatta terus mendapatkan tambahan dorongan yang mendongkrak elektabilitas.
"Prabowo Hatta sedang mendapatkan angin buritan yang kencang, data survei terakhir memenangkan di angka 60 persen di Jabar. Tapi jangan lengah, karena survei berlaku di saat survei. Marilah kita bekerja keras tiada henti, mengajak semuanya untuk sama-sama mencoblos nomor satu," kata Hatta.
Sementara salah satu tokoh pemuda perwakilan dalam kesempatan itu mengatakan, acara tersebut juga menunjukan bahwa Cipacing bukan basis Jokowi.
Agenda tersebut juga diisi oleh deklarasi Sayap Garuda yang beranggotakan para pemuda di sekitar Jatinagor, Sumedang.
Data KPU menyebut Jawa Barat memiliki lebih dari 33 juta pemilih dan merupakan terbesar di Indonesia.
Itu pula yang diduga membuat capres nomor urut dua Joko Widodo turut mengeber suara di tanah pasundan itu, dengan menjadwalkan berkunjung ke sejumlah daerah di Jabar hari ini, seperti Sukabumi, Bandung dan Garut, bersamaan dengan kampanye Hatta di Sumedang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru