Suara.com - Pemerintah Cina melarang pegawai negeri sipil, pelajar dan guru di wilayah Xinjiang untuk melakukan puasa di bulan Ramadan. Xinjiang merupakan wilayah tempat tinggal kelompok minoritas Uighur yang mayoritas memeluk agama Islam.
Sejumlah kantor kementerian sudah menyampaina larangan tersebut dalam laman resmi mereka. Biro hubungan komersial di kota Turfan mengungkapkan, pegawai negeri sipil dan pelajar tidak boleh melaksanakan puasa Ramadan dan juga aktivitas agama lainnya.
Radio Bozhou dan televisi juga sudah menyampaikan larangan itu.
“Kami mengingatkan lagi kepada semuanya bahwa tidak diizinka n untuk puasa Ramadan,” demikian bunyi pengumuman itu.
Biro cuaca di kota Qaraqash yang berada di sebelah barat Xinjiang juga meminta semua stafnya untuk tidak puasa berdasarkan perintah dari otoritas yang lebih tinggi.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Cina melarang puasa Ramadan dengan alasan untuk menjamin kesehatan pegawai negeri sipil. Keputusan itu dikhawatirkan akan menimbulkan konflik baru antara kelompok Uighur dengan pemerintah Cina.
“Cina membuat kebijakan yang memaksa, melarang warga Uighur berpuasa justru berpotensi melahirkan konflik,” kata Dilxat Raxit, juru bicara bagi warga Uighur yang terpinggirkan.
Dilxat berharap pemerintah Cina menjamin kebebasan warga Uighur untuk berpuasa dan menghentikan tekanan politik selama bulan Ramadan. (AFP/CNA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Rekor Buruk! Jakarta Timur Jadi Penyumbang Sampah Makanan Terbanyak, Tembus 432 Ton
-
Jelang Imlek, Gibran Sambangi Klenteng Sam Poo Kong: Dorong Pariwisata Budaya di Semarang
-
Juru Masak Makan Bergizi Gratis di Lampung Dilatih MasterChef Norman Ismail
-
Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima, DPR Minta Polri Beri Sanksi Berat Tanpa Kompromi
-
Dari Koper Putih ke Tes Rambut Positif, Jerat Narkoba Eks Kapolres Bima Kian Terang!
-
Gudang Peralatan Masak di Ragunan Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting
-
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Sangat Lebat untuk Wilayah Jakarta dan Bogor Hari Ini
-
FPIR: Waspada Penunggang Gelap dalam Agenda Reformasi Budaya Polri
-
Persiapan Ramadan Masjid Ahmadiyah Jagakarsa: 500 Paket Bansos dan Salat Tahajud Kolektif
-
Sekjen KAKI: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Harus Nasehati Gatot Nurmantyo Dkk