Suara.com - Warga Negara Indonesia (WNI) di Cina, pada Minggu (6/7/2014), tampak antusias menggunakan hak politiknya pada pemungutan suara Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2014.
"Dibandingkan Pemilu Legislatif, jumlah pemilih yang datang lebih banyak," kata salah seorang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) di Kedutaan Besar Republik Indonesia (Kedubes RI) Beijing, Arif Caturiyanto, Minggu (6/7/2014).
Penyelenggaraan pemungutan suara Pilpres 2014 dimulai Minggu siang, namun WNI di Beijing dan sekitarnya sudah berdatangan sebelum jam pelaksanaan dimulai sekitar pukul 14.00 waktu setempat.
Kegiatan pemungutan suara di KBRI Beijing dilaksanakan di dua tempat pemungutan suara (TPS) yang disediakan di halaman KBRI dan dihadiri Duta Besar RI untuk Tiongkok merangkap Mongolia Soegeng Rahardjo.
Untuk penyelenggaraan Pilpres 2014, Kedutaan Besar RI di Beijing menyiapkan dua TPS bagi Warga Negara Indonesia di Beijing dan sekitarnya untuk menyalurkan aspirasi politiknya.
Jumlah WNI yang akan menggunakan hak politiknya di wilayah Beijing dan sekitarnya tercatat 1.739 orang, terdiri atas 1.145 orang berada di Beijing dan sisanya 594 berada di luar kota sekitar Beijing.
Sementara itu dari Shanghai, dilaporkan jumlah masyarakat Indonesia yang menggunakan hak pilihnya pada Pilpres 2014 meningkat dua kali lipat dibandingkan hari pemungutan suara pada Pemilu Legislatif (Pileg) pada Maret silam.
"Sejak dimulai pukul 08.00 waktu setempat hingga ditutup pada pukul 17.00, jumlah pemilih yang datang mencapai 580-an orang atau meningkat dua kali lipta dibandingkan saat Pileg yang hanya sekitar 230-an," kata Konsul Penerangan dan Sosbud KJRI Shanghai Faraiditto Suharyono.
Ia menambahkan, hingga menjelang penutupan jumlah pemilih yang hadir tercatat 610-an orang.
KJRI Shanghai menyediakan satu TPS dengan dua bilik suara untuk pelaksanaan pemungutan suara Pilpres 2014 TPS bagi 1.803 calon pemilih yang terdiri atas 1.188 akan memilih di TPS dan sisanya sebanyak 615 orang akan menyalurkan aspirasinya melalui pos.
Hal serupa juga terjadi di Guang Zhou, Hong Kong dan Makau. "Jumlahnya sangat jauh dibandingkan partisipasi pemilih saat Pileg 9 April lalu," ungkap Konsul Pensosbud KJRI Hong Kong Sam Aryadi, tanpa merinci.
Konsulat Jenderal RI di Hong Kong menyiapkan 13 TPS di Central Lawn Victoria Park, dan dua TPS di Macau. Jumlah pemilih keseluruhan untuk dua wilayah itu 114.662 orang, 18.126 orang diantaranya akan menggunakan hak pilihnya melalui pos.
Hasil pemungutan suara Pilpres 2014 di Cina sendiri akan dihitung pada 9 Juli mendatang. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia