Suara.com - Para penumpang yang terbang ke Amerika Serikat (AS) hanya diperbolehkan membawa perangkat elektronik dengan baterai yang terisi penuh. Peraturan baru itu dikeluarkan menyusul isu ancaman serangan bom ke negeri Abang Sam itu.
Otoritas AS mewajibkan agar staf keamanan bandara meminta calon penumpang menyalakan perangkat elektronik mereka seperti laptop, handphone, dan tablet sebelum naik ke atas pesawat. Setelah dinyalakan, mereka harus memastikan kalau baterai perangkat tersebut dalam keadaan terisi penuh.
Itu artinya, semua perangkat elektronik yang daya baterainya habis tidak diperbolehkan dibawa ke dalam pesawat.
Peraturan baru itu diumumkan oleh Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Jeh Johnson. Ia meminta keamanan diperketat terhadap penumpang yang hendak bepergian ke AS.
Peningkatan keamanan ini dilakukan menyusul isu bahwa ahli bom kelompok teroris Al-Qaeda Ibrahim Hassan al-Asiri yang diyakini berada di Yaman, telah menularkan keahliannya kepada pemberontak Suriah. Konon, mereka sudah mampu membuat bom menggunakan perangkat elektronik seperti smartphone.
Sebelumnya diberitakan, smartphone seperti Apple iPhone dan Samsung yang dibawa penumpang tujuan AS, juga akan mendapat perhatian lebih ketat.(Irishmirror)
Tag
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah