Suara.com - Usai nyoblos di TPS 3, Kelurahan Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2014), calon wakil presiden Jusuf Kalla optimistis bisa mendapatkan 60 persen suara di pilpres.
"Insya Allah optimis karena tren terakhir bahwa generasi muda, pemilih pemula, di masyarakat, di bawah semua antusias," kata JK.
Keyakinan JK juga didasarkan pada hasil sementara pemungutan suara di luar negeri yang menyebutkan 80 persen dukungan untuk Jokowi - JK.
"Kita lihat di daerah-daerah, di luar negeri, rata-rata 75 persen 80 persen cuma itu angka di luar negeri," kata JK.
Kendati demikian, kalaupun ternyata kalah, JK menyatakan sudah siap menerimanya.
"Namanya demokrasi dua duanya harus siap," katanya.
Terkait dengan hasil penghitungan cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei yang memenangkannya, JK mengatakan bersyukur, tetap belum akan merayakannya untuk saat ini.
"Kalau quickcount bersyukur, tapi belum selebrasi," katanya.
"Terima kasih kepada seluruh masyarakat khususnya para pemilih pemula, generasi muda yang sangat antusias memilih dan mendukung kepada masyarakat, petugas KPPU, kepada keamanan yang sejauh ini bekerja sangat baik," JK menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM