Suara.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum, Husni Kamil Manik, mengatakan bahwa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 di Kabupaten Yakuhimo, Papua, bakal digelar paling cepat Kamis (10/7/2014) besok.
Akan tetapi, hal itu masih melihat kondisi cuaca yang hingga kini masih buruk.
Dan, bila cuaca tetap tidak berubah, KPU bakal melakukan perjalan darat untuk mengirim logistik ke Yakuhumi, sehingga proses pemungutan suara dapat dilakukan paling lambat Sabtu (12/7/2014).
"Pemungutan suara akan dilakukan paling cepat Kamis besok, tapi bila cuaca masih belum memungkinkan akan digelar paling lambat 12 Juli 2014," kata Husni di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (9/7/2014).
Seperti diketahui, sebanyak 15 distrik di Kabupaten Yakuhimo masih belum dapat menggelar pilpres. Itu dikarenakan logistik tak terkirim akibat cuaca buruk.
"Kami telah mengupayakan pengiriman ke tujuh distrik. Tapi terpaksa kembali karena terhalang cuaca," jelas Husni.
Berita Terkait
-
5 Perbandingan Pelantikan Presiden Jokowi 2014 dan 2019, Kini Lebih Ketat
-
Jelang Akhir Jabatan, Gaya Kocak Menteri Susi Buat Kabinet Kerja I Tertawa
-
JK: Selamat Bagi yang Terpilih Lagi, yang Ikut Saya Silakan Istirahat
-
Profil Budi Gunawan, Kandidat Menkopolhukam di Periode Kedua Jokowi
-
Pamit dari Kabinet Jokowi, Muhadjir: Kinerja Pendidikan Tidak Juga Jelek
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah