Suara.com - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, sudah tuntas mengunggah scan Formulir C1 ke situs KPU RI sebelum rekapitulasi perolehan suara hasil Pemilu Presiden 2014 dilakukan di tingkat kabupaten setempat.
"Alhamdulillah pengunggahan Form C1 sudah tuntas, meskipun awalnya mengalami kendala terkait dengan rusaknya adaptor alat pemindai tersebut," kata Komisioner KPU Jember Ahmad Hanafi, Rabu.
Menurut dia, masa pemindaian dan pengunggahan Formulir C1 ke situs KPU RI itu dijadwalkan maksimal delapan hari sejak pemungutan suara pada 9 Juli 2014, namun KPU Jember bisa menuntaskan selama empat hari.
"Masyarakat bisa mengecek langsung sekaligus melakukan koreksi terhadap hasil rekapitulasi perolehan suara berdasarkan Formulir C1 untuk pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo-Hatta maupun Jokowi-JK," tuturnya.
Pengunggahan Form C1 ke situs KPU secara nasional, lanjut dia, sebagai bentuk transparansi penyelenggara pemilu di daerah untuk memininalisir dugaan kecurangan karena masyarakat bisa melihat langsung hasil rekapitulasi perolehan suara tersebut.
"KPU sudah bekerja secara profesional dan maksimal dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara pemilu, serta tidak ada intervensi dari pihak manapun dalam proses demokrasi yang digelar lima tahunan ini," ucap mantan jurnalis MNC itu.
Pihaknya meminta masyarakat Jember untuk memantau hasil Pemilu Presiden tersebut melalui pengunggahan scan form C1 di situs KPU RI dan apabila ada temuan terkait perselisihan hasil suara atau bentuk kesalahan lainnya, maka masyarakat bisa mengontrol kinerja KPU secara terbuka dan melaporkan ke Panwaslu setempat.
"Kami siap menerima masukan dan koreksi dari masyarakat, asalkan ada bukti pendukung yang kuat dan KPU Jember juga siap menindaklanjuti rekomendasi Panwaslu, apabila ditemukan bukti-bukti kecurangan dalam proses demokrasi yang digelar 9 Juli 2014," paparnya.
Ia mempersilahkan pihak-pihak yang keberatan dengan hasil rekapitulasi perolehan suara Pemilu Presiden 2014 untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi sesuai dengan prosedur dan pihak penyelenggara pemilu siap menghadapi gugatan tersebut.
KPU Jember akan melakukan rapat pleno terbuka rekapitulasi perolehan suara Pilpres di tingkat kabupaten pada Rabu malam yang digelar di salah satu hotel yang berada di Jalan KH Agus Salim kabupaten setempat.
Pemilu Presiden pada 9 Juli 2014 diikuti oleh dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yakni Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako