Suara.com - Dalam real count internal, pasangan Joko Widodo - Jusuf Kalla mengungguli pasangan Prabowo Subianto - Jusuf Kalla di 24 provinsi.
"Di nasional kita menang 24 Provinsi dengan perolehan 53,46 persen dan Prabowo-Hatta 46,54 persen. Data ini bersumber dari suara C1 yang sudah mencapai 90 persen lebih total TPS di Indonesia," kata Ketua Tim Koordinasi Pengamanan Suara dari Tim Kampanye Nasional Jokowi-JK, Djarot Syaiful Hidayat, Selasa (15/7/2014).
Djarot menjelaskan data yang masuk ke pusat tabulasi lewat dua jalur. Pertama melalui IT, SMS, internet, dan website, kemudian dikomparasi dengan data manual yang telah dihitung secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, dan provinsi. Jalur kedua, jenis data yang sudah dikomparasi dihitung ulang secara manual berdasarkan C-1 (di TPS) dan DA-1 (Kecamatan) secara berjenjang.
Ketua Tim IT Tim Kampanye Nasional Jokowi-JK, Enggartriasto Lukita, menambahkan data ini merupakan representasi dari formulir C-1 asli. Dengan data ini, kata dia, tidak akan terjadi penggelembungan suara dan perbedaan catatan.
"Kita merekam C-1 Plano dan kita punya rekaman C-1 Planonya," kata Enggar.
Selain itu, data ini masih bisa berubah, sebab masih ada laporan yang masuk. Dia menambahkan pusat tabulasi data bertempat di lantai empat kantor DPP Nasdem dengan jumlah tenaga IT sebanyak 40 orang yang bekerja dibagi dua shift. Tiap menit, 50.000 data bisa digarap oleh mereka.
Berikut ini rincian data suara untuk Jokowi-JK dalam persentase:
1. Bali: (Prabowo-Hatta) 28,64 dan (Jokowi-JK) 71,36
2. Bengkulu: 45,33 v 54,67
3. DIY: 44,17 v 55,83
4. DKI: 46,54 v 53,46
5. Jambi: 49,20 v 50,80
6. Jateng: 33,37 v 66,63
7. Jatim: 46,95 v 53,05
8. Kalbar: 39,86 v 60,14
9. Kalsel: 49,95 v 50,05
10. Kalteng: 41,44 v 58,56
11. Kaltim: 36,69 v 63,31
12. Bangka Belitung: 32,86 v 67,14
13. Kepri: 41,50 v 58,50
14. Lampung: 47,38 v 52,62
15. Maluku: 47,79 v 52,21
16. Papua: 29,95 v 70,05
17. Papua Barat: 40,97 v 59,03
18. Riau: 49,97 v 50,03
19. Sulbar: 26,70 v 73,30
20. Sulsel: 27,29 v 72,71
21. Sulteng: 45,82 v 54,18
22. Sulut: 46,00 v 54,00
23. Sumut: 44,82 v 55,18
24. NTT: 33,93 v 66,07
Sedangkan berikut adalah provinsi yang dimenangi oleh Prabowo-Hatta dalam hitungan persentase:
1. Aceh: 55,45 v 44,05
2. Banten: 57,00 v 43,00
3. Gorontalo: 63,04 v 36,96
4. Jabar: 59,09 v 40,91
5. Maluku Utara: 54,00 v 46,00
6. NTB: 71,95 v 28,05
7. Sultra: 55,90 v 44,10
8. Sumbar: 74,97 v 25,03
9. Sumsel: 51,27 v 48,73
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Jazilul Desak PDIP Tegas jadi Partai Oposisi atau Koalisi, Deddy Sitorus: Memangnya Dia Siapa?
-
Adu Dorong Polwan dan Massa Demo Terekam Video: Polisi Bantah Halangi Aksi
-
Polisi Periksa Davina Karamoy di Kasus Hanania Travel, Korban Tembus 1.286 Orang
-
Donald Trump: Kalau Iran Tak Bersikap Baik, Amerika Akan Jatuhkan Bom di Atas Kepala Mereka
-
Hotel Sultan Sudah Dieksekusi Negara, Akan Diubah Jadi Apa?
-
Lawan Politik Uang! PKB Bidik Ambang Batas hingga E-Voting di Revisi UU Pemilu
-
Bukan Cuma Sony Sonjaya, Kejagung juga Periksa 6 Saksi Dugaan Korupsi MBG
-
Kemnaker Hubungi 100 Lulusan Difabel Satu per Satu untuk Ikut Program Magang Nasional
-
'Kami Memanusiakan Mereka', Janji Setneg Jamin Nasib Eks Karyawan Hotel Sultan Usai Diekseskui
-
DPRD DKI Dorong Penuntasan Program Penanganan RW Kumuh